Lampu Senter/Flashlight
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Lampu Senter/Flashlight > 1001 Cerita Tentang Senter
Total Views: 9758 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 7 of 8 | ‹ First  < 2 3 4 5 6 7 8 > 

sandalian - 08/05/2012 04:50 PM
#121

Quote:
Original Posted By fabienne

Rasanya pengalaman menerobos hutan waktu benar-benar gelap jadi 3 lumen cukup deh.


Saya pernah turun Lawu pake senter LED merk kurang jelas yang entah berapa lumen (1xAAA). Kalau saya inget-inget, sepertinya di bawah 3 lumen (jika dibandingkan dengan 3 lumen dari Quark yang saya punya sekarang).

Dan waktu itu sudah cukup terang.

5 jam perjalanan hanya dengan 1xAAA, 1 senter untuk 5 orang. Geblek \))

Jadi kalau 3 lumen sepertinya sudah sangat mencukupi.
arifarsenal - 10/05/2012 09:48 PM
#122

Quote:
Original Posted By wandezig
mw ikutan cerita. blm lama ane beli 3 senter power style ( sama Om Ryannining ), Thrunite Ti ( sama om goldy ), lenser P7 ( lupa sama sama om yg mana ).

kena sindir bgt sama emak sama babeh..

eh g taunya tuh Thrunite akhir2 ini dibawa emak bwt jumantik( kegiatan
memberantas jentik nyamuk tiap hari jumat ) keliling RT ( sempet sayang si cz ane demen bgt kecil tp keren ), power stylenya dibawa babeh ke tempat kerjanya ( dia ker lapangan ) bwt ngecek2 kabel2 di pembangunan gedung2.

lenser ane bawa kuliah taro di tas.


oiya lupa si macan tetep berdiri kokoh di meja ane dengan angkuh bertuliskan. tiger head brand.

akhirnya cercaan yg menimpa di awal, menjadi berkah di akhir....



sering dianggap barang sepele, padahal manfaatnya luar biasa
rahartha - 10/05/2012 10:30 PM
#123
Curhatku...
hari ini masih di kaki gunung abang... dan sekarang di warnet terdekat buat Curhat..


Trustfire X9 saya drivernya gosong setelah di runtime 3 jam lebih pada mode LOW(ato mid ya?? lupa)..

saya bingung setelah saya matikan untuk ganti mode.. tapi gak mau,, tetep aja di Low mode...

saya buka batery nya ternyata abis dicium bau hangus,....

karena panas?? engga, sedikitpun gak kerasa panas pada senter(cuaca juga dingin) heat pasta juga cukup pada dudukan LED.

konslet?? engga juga, sebelum terjun lapangan, kamera dan senter selalu in Dry box dalam keadaan terbongkar, silicon grase pun cukup pada seal.

terus kok gosong ?? besok ya meluncur deh ke puskesmasnya mas ryan,,..
fabienne - 11/05/2012 02:56 PM
#124

Quote:
Original Posted By rahartha
hari ini masih di kaki gunung abang... dan sekarang di warnet terdekat buat Curhat..


Trustfire X9 saya drivernya gosong setelah di runtime 3 jam lebih pada mode LOW(ato mid ya?? lupa)..

saya bingung setelah saya matikan untuk ganti mode.. tapi gak mau,, tetep aja di Low mode...

saya buka batery nya ternyata abis dicium bau hangus,....

karena panas?? engga, sedikitpun gak kerasa panas pada senter(cuaca juga dingin) heat pasta juga cukup pada dudukan LED.

konslet?? engga juga, sebelum terjun lapangan, kamera dan senter selalu in Dry box dalam keadaan terbongkar, silicon grase pun cukup pada seal.

terus kok gosong ?? besok ya meluncur deh ke puskesmasnya mas ryan,,..


gosong berarti panasnya itu tidak terpindahkan dengan baik (heat transfer tidak jalan efektif). Biasanya yang dipersalahkan itu heatsink atau logam tempat menempelnya driver + LED. Bisa aja :
- driver kurang menempel (meskipun udah diberi thermal paste).
- heatsink kurang maksimal (memang harusnya heatsink yang bagus itu yang mudah menyerap panas. tes paling gampang sih itu masukkan logam dalam air panas dalam 2-3 detik aja dan ditarik, udah ketahuan logam mana yang paling efektif bisa menarik panas (silver - copper - brass - aluminium - titanium - stainless steel - order of heat conductivity)
Takutnya aluminiumnya itu pas dapat agak "jelek" sehingga tdk efektif menarik panas untuk penggunaan diatas 1 jam.
rahartha - 11/05/2012 03:43 PM
#125

Quote:
Original Posted By fabienne
gosong berarti panasnya itu tidak terpindahkan dengan baik (heat transfer tidak jalan efektif). Biasanya yang dipersalahkan itu heatsink atau logam tempat menempelnya driver + LED. Bisa aja :
- driver kurang menempel (meskipun udah diberi thermal paste).
- heatsink kurang maksimal (memang harusnya heatsink yang bagus itu yang mudah menyerap panas. tes paling gampang sih itu masukkan logam dalam air panas dalam 2-3 detik aja dan ditarik, udah ketahuan logam mana yang paling efektif bisa menarik panas (silver - copper - brass - aluminium - titanium - stainless steel - order of heat conductivity)
Takutnya aluminiumnya itu pas dapat agak "jelek" sehingga tdk efektif menarik panas untuk penggunaan diatas 1 jam.


Humm bila kasusnya demikian, pasti udah terjadi dahulu saat saya uji runtime dengan batery PN3100 (1jam10menit kalau gak salah pada hi mode),.. panas tersalur cukup baik dari led ke belakang bahkan hingga pada buntut senter(pada menit ke 7-8 dah gak nyaman di pegang), tapi memang transfer panas ke Fin agak kurang...

dan saya rasa tes saya di atas bisa sebagai acuan bahwa X9 mampu ikut menjelajah ABANG kemarin,.. tapi ternyata keok juga,,,
akhirnya bertahan dengan C8 di sisa malam yang tersisa(karena jadi panitia dadakan, jadi perlu senter Thrower untuk pembuka jalan)

mas fab juga ada benernya, TF kan masi termasuk senter buget MIC, jadi pengawasan kualitasnya agak yahhh taulah,... mungkin emang lagi apes aja...
jchristie - 18/06/2012 11:02 AM
#126

sedikit berbagi cerita dari semalam . . .

Alkisah, satu dari dua genset pabrik sedang menjalani perawatan kemarin Minggu (17/60. Akibatnya, beberapa kali listrik harus dipadamkan dan di basecamp karyawan (Basecamp 2 & 3) listrik dimatikan total sejak siang - sore.

Sekedar catatan, PLN tidak bisa melayani kebutuhan listrik di kebun, entah karena jarak atau kapasitasnya yang terbatas. Maka, kami mencukupi kebutuhan sendiri dengan genset peminum solar dan yang berpenggerak uap dari boiler.

Malam menjelang, selepas maghrib ramai terdengar suara motor meraung-raung dan teriakan orang-orang. Awalnya saya pikir mereka baru saj menang tanding bola (yang sering kami adakan setiap akhir pekan). Makin mendekat mulai terdengar suara-suara tidak puas dan mereka mencari manajer pabrik yang kebetulan rumahnya hanya terpisah dua rumah.

Tidak menemukan sang manajer karena masih berjuang menyalakan genset, mereka menyusul ke pabrik dengan tuntutan "Mati siji mati galo atau mati satu, mati semua!" Tidak berapa lama, listrik di basecamp 1 pun mati. capedes

UNTUNG SAJA (karena sudah mati-hidup sejak siang) saya sudah bersiap dengan Novatac 2*AA dan headlamp petzl 3*AAA berikut baterai cadangan. Fitur locator pada Nova sangat membantu saat harus mencarinya dalam gelap, sedangkan headlamp saya kalungkan di leher dengan baterai cadangan di kantong celana.

Khawatir bertemu kobra (yang ada banyak di kebun karena dipakai untuk pengendalian hama secara alami), saya pasangkan headlam dengan filter merahnya. Senter tangan tetap saya bawa kalau membutuhkan penerangan lebih. Sempat hampir menginjak kalajengking seukuran telunjuk, saya mengunjungi rekan di rumah terpisah. Selain untuk memeriksa situasi, saya rasa lebih baik berkumpul daripada hanya seorang diri.

Akhirnya, penantian berakhir di Pos Satpam. Keadaan sempat kembali mencekam karena sekitar pukul 9 malam listrik kembali hidup di Basecamp 1 sementara Basecamp 2 & 3 masih gelap. Mulai terdengar teriakan2, suara motor yang berkumpul, dan tiang listrik dipukuli. Mereka kembali akan berkonvoi ke pabrik.

Baru separuh jalan ke pabrik, listrik akhirnya juga menyala di Basecamp 2 & 3! Tidak menemukan alasan untuk berdemo, massa memutar kembali motor mereka dan kembali ke perumahan. Saya amati, juga menurut penuturan staf Humas, mereka yang ikut demo tadi kebanyakan anak-anak (karena sudah terima rapor di hari Sabtu) dan lelaki lajang.

Sayang ya, coba mereka punya senter atau setidaknya lilin dalam jumlah cukup. Sayang juga pihak pabrik tidak secara aktif mengabarkan kondisi genset yang sedang menjalani perawatan. Untung saja, semua berakhir baik dan semua bisa menikmati gelaran EURO 2012.

maaf kalau berasa reportase, sekedar sharing pentingnya listrik - penerangan di kehidupan moderen sekarang ini.

stay enLIGHTened!
sandalian - 20/06/2012 01:38 AM
#127

Quote:
Original Posted By jchristie


Khawatir bertemu kobra (yang ada banyak di kebun karena dipakai untuk pengendalian hama secara alami), saya pasangkan headlam dengan filter merahnya.


Wah, baru tahu soal ini.
Filter merah di senter bisa digunakan untuk mengusir ular atau bagaimana Mas?
fabienne - 20/06/2012 02:24 AM
#128

Quote:
Original Posted By sandalian
Wah, baru tahu soal ini.
Filter merah di senter bisa digunakan untuk mengusir ular atau bagaimana Mas?


Filter merah biasanya dipakai supaya binatangnya tidak kaget dan malah menyerang kita (kalau ular), kalau gak salah dulu Momod Njet jg berburu tikus pake senter merah dan senapan angin supaya tikusnya gak kabur.

Soal kalajengking itu justru harusnya pakai senter UV karena body kalajengking itu bisa glowing kena UV. Biasanya di US, ada yang jual :
http://www.photonlight.com/led-flashlights/photon-uv-scorpion-finder-blacklight-scorpion-detection/
jchristie - 20/06/2012 02:18 PM
#129

Quote:
Original Posted By sandalian
Wah, baru tahu soal ini.
Filter merah di senter bisa digunakan untuk mengusir ular atau bagaimana Mas?


Quote:
Original Posted By fabienne
Filter merah biasanya dipakai supaya binatangnya tidak kaget dan malah menyerang kita (kalau ular), kalau gak salah dulu Momod Njet jg berburu tikus pake senter merah dan senapan angin supaya tikusnya gak kabur.


Adalah benar seperti kata Om Fabienne. Teman saya yang berpengalaman SAR gunung juga menambahkan kalau ada pendaki yang hilang beberapa hari, saat ditemukan pertama kali sebaiknya kita gunakan filter berwarna merah.

Alasan yang dikatakan adalah supaya korban tidak panik dan (saking bahagianya) terlalu bersemangat memeluk juru selamatnya karena aliran adrenalin dan rasa bahagia yang amat sangat - yang bisa berbahaya atau menyebabkan cedera.

Sayangnya dengan filter merah itu jadi kurang nyaman di mata. Alhasil saya juga menyalakan senter tangan dengan tint cool white. Mungkin kalau ada sedikit waktu pembiasaan akan lebih baik, karena saya pernah mencoba membaca dengan filter merah itu cukup nyaman.


Quote:
Original Posted By fabienne

Soal kalajengking itu justru harusnya pakai senter UV karena body kalajengking itu bisa glowing kena UV. Biasanya di US, ada yang jual :
http://www.photonlight.com/led-flashlights/photon-uv-scorpion-finder-blacklight-scorpion-detection/


Hmm, ini saya baru tahu - NICE information. Tapi, kalau yang disorot dan bersinar seukuran ini gimana ya?

Spoiler for si kala

1001 Cerita Tentang Senter
1001 Cerita Tentang Senter
1001 Cerita Tentang Senter


Itu penampakan kala yang ada di dalam rumah kami, kadang muncul pas lagi asyik nongkrongin TV. Alasan yang kuat kenapa saya tidak lagi ngesot di lantai pas nonton TV. Apalagi kemarin muncul pula anaknya, yang meskipun imut saya tetap tidak tertarik kenalan.
sandalian - 20/06/2012 09:36 PM
#130

Quote:
Original Posted By fabienne
Filter merah biasanya dipakai supaya binatangnya tidak kaget dan malah menyerang kita (kalau ular), kalau gak salah dulu Momod Njet jg berburu tikus pake senter merah dan senapan angin supaya tikusnya gak kabur.

Soal kalajengking itu justru harusnya pakai senter UV karena body kalajengking itu bisa glowing kena UV. Biasanya di US, ada yang jual :
http://www.photonlight.com/led-flashlights/photon-uv-scorpion-finder-blacklight-scorpion-detection/


informasi yang sangat menarik, terima kasih mas.
tiba-tiba rasanya jadi pengen cari filter merah buat senter D
fabienne - 20/06/2012 10:24 PM
#131

Quote:
Original Posted By sandalian
informasi yang sangat menarik, terima kasih mas.
tiba-tiba rasanya jadi pengen cari filter merah buat senter D


saya sendiri punya drop-in khusus warna merah karena warna merah itu secara output cukup mencolok dari jauh untuk daya yang sama dengan cool white tint. Selain itu Vf atau semacam voltage yang masuk ke LED merah itu bisa lebih rendah dari yang lain jadi kesannya LED merah itu jauh lebih efisien dari LED warna lain. Makanya SOS locator / beacon itu biasanya memakai warna merah karena pertimbangan itu.

Jikalau memakai senter putih + filter merah maka output senter yang aslinya white tint akan jauh lebih drop dibandingkan senter dg LED merah.
sandalian - 21/06/2012 02:26 AM
#132

Quote:
Original Posted By fabienne
saya sendiri punya drop-in khusus warna merah karena warna merah itu secara output cukup mencolok dari jauh untuk daya yang sama dengan cool white tint. Selain itu Vf atau semacam voltage yang masuk ke LED merah itu bisa lebih rendah dari yang lain jadi kesannya LED merah itu jauh lebih efisien dari LED warna lain. Makanya SOS locator / beacon itu biasanya memakai warna merah karena pertimbangan itu.

Jikalau memakai senter putih + filter merah maka output senter yang aslinya white tint akan jauh lebih drop dibandingkan senter dg LED merah.


I see. Jadi sebaiknya menggunakan LED yang merah dari sononya ya.
jacobpakpahan - 21/06/2012 07:48 AM
#133

senter kebanggan gue, senter yg ada di hp gue gan. soalnya senter ini udah nemenin gua waktu inagurasi di kampus cendolbig
qiax - 21/06/2012 01:25 PM
#134

Quote:
Original Posted By fabienne
saya sendiri punya drop-in khusus warna merah karena warna merah itu secara output cukup mencolok dari jauh untuk daya yang sama dengan cool white tint. Selain itu Vf atau semacam voltage yang masuk ke LED merah itu bisa lebih rendah dari yang lain jadi kesannya LED merah itu jauh lebih efisien dari LED warna lain. Makanya SOS locator / beacon itu biasanya memakai warna merah karena pertimbangan itu.

Jikalau memakai senter putih + filter merah maka output senter yang aslinya white tint akan jauh lebih drop dibandingkan senter dg LED merah.


bro fabienne, bisa ga senter kita dipasangin semacam film atau filter, biar bisa jadi sinar UV, kayak money detector? atau harus ganti LED khusus? kalo bisa dimodifikasi secara sederhana, bisa dipakai buat money detector. soalnya di tempat gw lagi banyak uang palsu yang beredar. lampu UV yang ada sekarang, sinarnya ga cukup terang.

thanks
fabienne - 21/06/2012 07:21 PM
#135

Quote:
Original Posted By qiax
bro fabienne, bisa ga senter kita dipasangin semacam film atau filter, biar bisa jadi sinar UV, kayak money detector? atau harus ganti LED khusus? kalo bisa dimodifikasi secara sederhana, bisa dipakai buat money detector. soalnya di tempat gw lagi banyak uang palsu yang beredar. lampu UV yang ada sekarang, sinarnya ga cukup terang.

thanks


Dari thread ini ternyata LED berwarna putih itu berasal dari LED biru (yang gelombangnya mendekati UV) dilapisi fosfor sehingga menghasilkan warna kuning,merah, orange.

Jadi yang harus dilakukan justru meremove dome LED dan mengikis/amplas lapisan fosfor itu baru bisa jadi UV jadi2an. Pemakaian filter pasti tidak akan berhasil karena dari sononya udah gak ada sinar UV.
qiax - 22/06/2012 03:18 PM
#136

Quote:
Original Posted By fabienne
Dari thread ini ternyata LED berwarna putih itu berasal dari LED biru (yang gelombangnya mendekati UV) dilapisi fosfor sehingga menghasilkan warna kuning,merah, orange.

Jadi yang harus dilakukan justru meremove dome LED dan mengikis/amplas lapisan fosfor itu baru bisa jadi UV jadi2an. Pemakaian filter pasti tidak akan berhasil karena dari sononya udah gak ada sinar UV.



berarti ga bisa asal comot aja ya bro modifnya. emang harus beli senter khusus.

thanks infonya ya bro beer:
GeTeEl - 25/06/2012 10:35 PM
#137

salam senter

cerita ttg senter, senter pertama saya mini maglite 2aa, sekitar tahun 93-an jaman masih sma, saya dapet ngebajak punya sepupu.
walau hanya 14 lumen, tp si mini terangnya lebih dr cukup untuk jalan malam di gn tangkuban perahu dan gn gede pangrango.
tahun 2008, saya coba beli senter led murah, police 1watt untuk tendemnya si mini, karena belum kenal forum ini. sekitar tahun 2011 saya tambah koleksi senter led yg lebih baik, yaitu Fenix E21. sekarang saya lagi nunggu led modul upgrade untuk si mini dr produknya niteize 30 lumen.
dan juga lagi "galau" nih, mau cari yg model twisty & single aa, bingung antara Oligh i2 atau Fenix E11 atau mungkin ada yg bisa kasih alternatif yg lain

salam senter
sandalian - 29/06/2012 09:41 PM
#138

Kemarin ada temen mau naik ke Lawu, lalu saya hadiahi Thrunite Ti (3 & 60 lumen) biar bisa digunakan untuk penerangan di gunung.

Sepulangnya dari gunung dia cerita tentang betapa terangnya 60 lumen di hutan. Senter-senter pendaki yang kebetulan bareng, pada kalah terang.

Teman saya jalan di paling belakang, lalu orang-orang di depannya bilang bahwa rasanya seperti disorot lampu mobil dari belakang D

Saya jadi semakin penasaran pengen njajal ZL di hutan, yang katanya sampai 200 lumen itu.
sobaroy - 30/06/2012 12:06 AM
#139

Quote:
Original Posted By sandalian
Kemarin ada temen mau naik ke Lawu, lalu saya hadiahi Thrunite Ti (3 & 60 lumen) biar bisa digunakan untuk penerangan di gunung.

Sepulangnya dari gunung dia cerita tentang betapa terangnya 60 lumen di hutan. Senter-senter pendaki yang kebetulan bareng, pada kalah terang.

Teman saya jalan di paling belakang, lalu orang-orang di depannya bilang bahwa rasanya seperti disorot lampu mobil dari belakang D

Saya jadi semakin penasaran pengen njajal ZL di hutan, yang katanya sampai 200 lumen itu.

Klo ane lumayan sering pergi k gunung buat maenan senter gan.hammershammers
Rencana minggu dpn ke Merbabu berangkat malem bawa SC600 & TK35.kagets:kagets:kagets:
cowok88 - 01/07/2012 12:02 AM
#140

Quote:
Original Posted By sobaroy
Klo ane lumayan sering pergi k gunung buat maenan senter gan.hammershammers
Rencana minggu dpn ke Merbabu berangkat malem bawa SC600 & TK35.kagets:kagets:kagets:


:2thumbup Mantap, Bro. Jangan lupa bawa senter cadangan yang pakai format AA atau AAA. Li-ion 18650 susah ngechargenya kalo di gunung.
Page 7 of 8 | ‹ First  < 2 3 4 5 6 7 8 > 
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Lampu Senter/Flashlight > 1001 Cerita Tentang Senter