DKI Jakarta
Home > Kaskuser Regional > INDONESIA > JABAR, DKI & BANTEN > DKI Jakarta > ஜ۩۞۩ஜ Jakarta Underground [The Old City That Never Sleeps] ஜ۩۞۩ஜ
Total Views: 256233 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 78 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›

mr.cuteman - 20/06/2011 05:35 PM
#21

kerenn nih trit nya bang acil beer:

bisa dapet info dimari ,,

nantii ane kasih info klo ada yak .. ;)
bujankaya - 20/06/2011 05:51 PM
#22

Quote:
Original Posted By sichilya
seperti yg kubolang kemarin om, aku bantu.
nanti aku akan upload fotoku sewaktu masih imut imut di jakarta doeloe..
pan ntu udah termasuk foto jakarta tempo doeloe...o


mantap om demit!! beer:

nanti kawasan barat dan utara jakarta, aku yang sharing deh..
baik dari kelas menengah kebawah sampai tingkat high class seperti alexis...o

sekedar usul neh ts o

kalo bisa gath dan menikmati suasana kota tua yang ga pernah tidur o
SuperDong - 20/06/2011 05:53 PM
#23

Quote:
Original Posted By bujankaya
sekedar usul neh ts o

kalo bisa gath dan menikmati suasana kota tua yang ga pernah tidur o

Kalau itu japri aja Om.....malu:


@TS
Trit nya lupa ditulisin, Dibawah 17thn dilarang masuk kemari hammer: D
dimitri - 20/06/2011 05:54 PM
#24

Bisnis Seks ABG di Kawasan Kalijodo di Jakarta Utara

Kegiatan di Jakarta seperti tak kenal henti. Pagi, siang atau malam hari, roda ekonomi terus menggeliat. Begitu juga sarana hiburan. Aktivitas di tempat itu, seakan tak pernah mengenal kata habis.

Salah satu mata rantai perputaran uang terbesar di Ibu Kota adalah wisata malam. Hampir di sepanjang jalan bertebaran tempat hiburan malam, mulai dari warung remang-remang kelas jelata hingga klub-klub tempat berkumpul kalangan jetset.

Kawasan Kalijodo di Jakarta Utara adalam tempat wisata malam kelas bawah yang sudah kondang sejak lama. Tak hanya di pinggiran jalan, di lorong-lorong perkampungan padat penduduk pun kafe-kafe menjamur.

Di kawasan Kalijodo masih banyak kembang-kembang malam yang berusia 14 hingga 17 tahun atau anak baru gede (ABG). Ada yang bekerja sebagai pelayan kafe. Namun, ada pula yang terang-terangan menawarkan servis sebagai pekerja seks komersial (PSK). Seperti yang dilakukan warga Padalarang ini. Sekali kencan di bilik-bilik di dalam kafe dia mematok tarif sebesar Rp 200 ribu.

Polisi bukannya tinggal diam. Beberapa waktu lalu, kafe Nirwana yang dikenal kerap menyediakan jasa pekerja seks anak ini digerebek aparat Kepolisian Sektor Penjaringan Jakut. Pemilik kafe Abdul Rahman dan dua karyawannya, yakni Eko dan Akiong digelandang ke kantor polisi. Mereka ditahan karena terbukti mempekerjakan enam anak di bawah umur sebagai pekerja seks.

Lain halnya di Subang, Jawa Barat. Sebuah keluarga merelakan anak gadisnya menjadi pekerja seks. Seperti kakak beradik ini, sebut saja Lala dan Lili. Diusianya yang masih belasan, keduanya sudah cukup lama malang melintang sebagai PSK. Mereka jadi tulang punggung keluarga karena orangtuanya tak mampu lagi mencari nafkah.

Di kehidupan malam rupanya banyak kasus perdagangan gadis di bawah umur terjadi. Tak hanya di diskotek mewah, hawa gemerlap dunia malam juga mewabah ke pinggiran jalan dengan anak di bawah umur sebagai pekerjanya.

Biasanya para germo mendapat gadis-gadis belia melalui perantara makelar. Biasanya dengan iming-iming imbalan uang, keluarga sang gadis merelakan anaknya dibawa ke kota. Alasannya untuk dipekerjakan di salon, kafe dan tempat-tempat hiburan, tapi ujung-ujungnya di tempat seperti itulah mereka berada.

Tim Sigi menelusuri salah satu daerah yang kerap disebut-sebut sebagai pemasok pelacur ABG, yaitu di Cianjur, Jabar. Salah satu broker pekerja seks di kota ini, sebut saja Ajeng, mengaku, biasanya untuk setiap satu perempuan yang dipasoknya ia mendapat uang jasa Rp 700 ribu dari para germo.

Para broker seperti ajeng ini biasa bekerja untuk germo yang ada di kota-kota besar seperti, Jakarta, Bandung, bahkan Papua. Mereka berburu gadis-gadis belia begitu ada permintaan dari sponsor.

Dinas Sosial setempat mengaku kewalahan menghentikan aksi para broker pekerja seks ini. Aparat Dinsos tidak bisa menjangkau seluruh desa yang ada di Cianjur karena keterbatasan dana dan anggota.

Bisnis pemuas nafsu ini memang tak pernah mati, bahkan makin menjamur di kota-kota hingga pelosok. Modus para penjaja seks makin canggih. Tak hanya cara konvensional dengan menjajakan diri di pinggir jalan, namun kini merambah dunia maya.

Situs-situs online dan jejaring sosial, seperti Facebook menjadi piranti penunjangnya. Tinggal pasang foto diri dengan pose seksi, transaksi bisa segera dimulai. Di Jakarta, omzet bisnis esek-esek ini terus meningkat.

Berdasarkan survei dua tahun lalu di 12 provinsi yang dilakukan Komisi Nasional Perlindungan Anak menemukan sekitar 93 persen lebih anak sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) pernah melakukan ciuman sampai oral seks. Bahkan 62 persen anak SMP mengaku sudah tidak perawan dan lebih 21 persen siswa SMA mengaku pernah melakukan aborsi.

Berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah mulai dari imbauan sampai pada razia di berbagai tempat. Namun, bukannya berkurang jumlah pekerja seks komersial justru makin bertambah terutama gadis-gadis muda yang ingin mencari jalan pintas
dimitri - 20/06/2011 05:56 PM
#25

Mengintip Cungkok (Wanita Penghibur Asal China) Di Jakarta

Benarkah cungkok cungkok yang ditemui di club–club malam kawasan Kota hidupnya ceria sebagaimana penampilan mereka setiap berada di club? Kulit mulus, wajah cantik itu, ternyata berasal dari desa-desa terbelakang di China.

Disana latar belakang hidup mereka terseok-seok lantaran siksaan masalah ekonomi. Dan cungkok tak selalu bisa diajak kencan, ada juga yang lurus. Bagaimana kehidupan mereka diluar club? Bagaimana kehidupan mereka dikontrakannya?

Sekumpulan lelaki pemburu kehidupan malam plus-plus, malam itu datang ke sebuah club raksasa di Kota, Jakarta Barat. Mereka bertujuh, semuanya lelaki keturunan China. Usianya berkisar 30 tahunan keatas.

Dalam perbincangan diantara mereka, tertangkap bahwa mereka sedang membicarakan cungkok. Intinya memperbincangkan pesona cungkok, dan kini mereka sedang ‘memburunya’ –entah untuk keberapa kali mereka ‘berburu’. Karena dalam pembicaraan juga tertangkap, masing-masing saling tukar pengalaman saat kencan dengan cungkok di minggu-minggu sebelumnya.

Cungkok memang pesona tersendiri bagi sebagian besar tamu yang menyambangi hedonis yang menyediakan cungkok. Mereka umumnya berkulit putih, itu pasti. Rata-rata tubuhnya jangkung, dan body-nya oke-oke banget, maklum rata-rata mereka masih sangat belia.

Dandanan tak kalah dengan bintang film Hongkong, Korea atau Taiwan. Wangi. Dan mereka selalu berpakaian minim sekali, bahkan tak jarang cungkok di club hanya mengenakan swimsuit, dengan pinggang hanya dililit selendang pendek. Tamu club mana yang tidak tergiur melihat mereka sliweran di depannya sambil sesekali memandang nakal dan menggoda kepada tamu?

Benarkah para cungkok itu seindah penampilan mereka? Sewangi aroma tubuh mereka? Ternyata tidak. Menurut seorang koordinator cungkok di Jakarta, orang yang biasa mengurus cungkok mulai datang dari airport hingga diberikan penginapan, cungkok-cungkok tak seindah penampilannya. “Mereka itu jorok, dan sulit sekali diaturnya,” tutur koordinator tersebut, sebut saja Roni –lelaki keturunan berusia 40 tahunan, asal Tangerang.

Lanjut Roni, memang ada beberapa cungkok yang sudah pintar karena mereka sebelumnya sudah berada di negara-negara diluar negaranya sebelum ke Indonesia. Tapi yang CTL (cungkok tembak langsung) yang langsung datang ke Indonesia, suka membuat mampet lobang air kamar mandi. “Mereka sudah dibilang, kalau habis pakai shampo sachet, jangan dibuang ke lobang air, tapi tetap saja mereka bandel. Ujung – ujungnya lobang air mampet,” tutur Roni.

Itu karena mereka datang dari sebuah latar belakang kemiskinan, sehingga jauh dari perangkat modern. Di Jakarta mereka biasanya ditempatkan disebuah rumah kontrakan ramai-ramai sesama cungkok. Letaknya tak jauh dari Kota, Pluit, Grogol. Maklum kawasan mereka operasi berada di kawasan-kawasan tersebut.

Ada juga yang ditempatkan di apartemen. Dan tinggal di apartemen, buat mereka sesuatu yang betul-betul baru. “Pada mulanya membuka lift mereka harus dibantu.

Belum bicara perlengkapan apartemen berteknologi tinggi, seperti bathtub, shower, rice cooker, blender, harus diajari dengan intensif. Dulu ada cungkok yang tangannya tersiram air panas dari bathtub, ruwet, deh, masalahnya. Yang jelas ia rugi karena tak bisa kerja selama tangannya terluka,” tutur Roni.

Roni yang sudah banyak pengalaman mengajari cungkok, dan sedikit banyak bisa berkomunikasi dengan cungkok, di sisi lain bercerita, “Kalau sempat mengobrol dengan mereka di waktu santai, mereka itu sebetulnya menderita. Mereka mengeluhkan keadaan diri mereka, yang harus terbang menuju ke negeri asing, bekerja seperti itu. Kasihan, lho,” kata Roni.

Ketika ditanya, bagaimana penghasilan mereka, Roni tak bisa menjawab. “Wah, itu saya tak tahu. Saya hanya mengurusnya,” tutur bapak dari dua orang anak ini.

Menurut sumber yang dihimpun POPULAR, para cungkok itu sekali menerima tamu menerima bersih penghasilan Rp.300 ribu. Itu sudah dipotong biaya kontrakan, uang kamar, dana mendatangkan mereka, membelikan baju. Jumlah yang kecil, mengingat mereka setiap menerima tamu dihargai Rp.1.400.000,- harga yang sangat tinggi untuk ukuran penjaja wanita club malam Kota.

Bagi petualang nafsu hedonis, tingginya harga yang mesti dibayarkan untuk menikmati tubuh cungkok bukan hal yang mengagetkan lagi. Semenjak kehadiran mereka dalam kancah bisnis hedonis, khususnya di Jakarta, kurang lebih empat tahun lalu, tarif cungkok relatif turun.

Kendati demikian, kualitas cungkok justru tidak turun. Bahkan, secara kuantitas, para penikmat justru mendapat banyak pilihan. Bukan hanya jumlah mereka yang bertambah, penyebarannya pun semakin luas. Saat ini di Jakarta saja semakin banyak klub-klub hedonis yang menjual jasa mereka.

Jenis profesi yang digeluti cungkok ini pun mulai beragam, tak melulu sebagai pemuas nafsu purbawi semata. Profesi di luar pemuas nafsu yang terakhir didatangkan adalah sebagai terapis atau pemijat di sejumlah pusat kebugaran atau spa. Melengkapi profesi sebagai penyanyi dan penari yang juga tidak terang-terangan sebagai pemuas nafsu.

Menarik untuk disimak, khususnya cungkok yang berprofesi sebagai terapis, ternyata tak semuanya berperilaku hedonis. Cungkok ini benar-benar melakukan tugasnya sesuai dengan jenis pekerjaan dan kewajaran. Adalah Dedi dan Edu, kata panggil saja dua kawan akrab sesama petualang hedonis ini dengan sebutan itu, sama-sama mengalami peristiwa yang membuat mereka seolah tak percaya. Antara mau marah, kecewa, kesal dan frustrasi.

Semua bermula pada sebuah senja seusai bertemu klien di daerah Ancol. Dua sohib ini memutuskan melakukan relaksasi di sebuah spa yang berada di sebuah kawasan pusat perbelanjaan ternama tak jauh dari Ancol.

Usai memarkirkan kendaraan di parkiran basement keduanya langsung menuju lift yang menghantarkan mereka ke lantai tempat spa berada. Di dalam lift sempat terjadi obrolan tentang sejumlah ‘nomor cantik’ dengan seorang security. Maksudnya tentu nomor sebagai penanda wanita-wanita terapis yang bertugas di sana.

Istilah ‘nomor cantik’ merupakan sebutan bagi mereka yang mampu memberi servis bagus, baik wanita lokal maupun cungkok. Tidak jelas betul dari mana sang security tahu kelebihan seorang terapis.

Yang pasti, dalam obrolan singkat itu dia sempat menyebut sejumlah nomor untuk cungkok dan wanita lokal. Hanya saja saat Dedi bertanya mengenai servis bagus yang dimaksud, sang security hanya mengatakan, “Pokoknya top deh bos”, sambil memberi isyarat minta rokok. Sayang, ketika Edu hendak memperjelas, mereka telah sampai di lantai yang dimaksud dan harus segera keluar.

Berbekal informasi nomor yang diberikan security dalam lift tadi, wiraswastawan di bidang percetakan ini akhirnya mencoba menjajal keuntungan. Hanya saja dari beberapa nomor cungkok yang disebutkan hanya tiga yang mereka ingat.

Sayangnya, ketiga cungkok pemilik nomor tersebut baru saja ‘naik’, istilah yang menunjukkan mereka sedang melayani tamu. Akhirnya, keduanya hanya mencoba memilih sendiri nomor yang tersedia setelah meminta rekomendasi kepada resepsionis dan GRO.

“Jangankan mendapat servis ekstra, cungkok terapis itu malah melarang gue melepas seluruh pakaian. Memang, pijatannya bikin badan berasa lebih enak, tapi yang kita cari bukan hanya itu, kan?” sungut Dedi kesal.

“Terapis gue juga begitu, akhirnya gue minta ganti yang lain. Apa yang gue inginkan dapat,” papar Edu.

LURUS. Pengalaman dua sekawan ini mungkin dapat membuka mata para pelanggan spa. Ternyata tidak semua terapis asal China mau melakukan aktifitas beraroma hedonis.

MERCY. Salah satu faktor krusial yang membuat cungkok terkenal dan begitu diminati tak lain karena service-nya. Mereka dikenal dengan layanan yang sangat memuaskan.

Pola Perjalanan Para Cungkok.Wanita penghibur asal China alias cungkok mulanya berlatar belakang white slavery. Umumnya diambil dari wilayah minus seperti Yunnan, Sichuan dan Guizhou.
agian2582 - 20/06/2011 06:03 PM
#26

Jlan Ngurah Rai, antara stasiun pondok kopi sampai depan mall citra
pengguna jalan tentu saja sudah terbiasa dengn pajangan wanita wanita seksi sambil melambai D
banyak model dan bentuk
dari yang bocah mpe emak emak

dari kurus sampai yang bohai genit:

pernah iseng mo nawar malus mo buat riset dulu buat bahan skripsi
tapi ga dianggap, secara ane cewe D

trus minta tolong ma temen cowo. ane ngumpet di belakang mobilnya

and you know
dia nyamperin yang kurus
ternyata wanita yang disamperin itu ga bisa ngomong alias tuna wicara
temen gw pake bahasa isyarat jadinya
tapi jadi kocakD

tapi FYI
short time 200.000 kalo bisa nawar 100.000 juga oke, kalo yang dah agak tua 50.000 juga okeh
buat skali booking disana
agian2582 - 20/06/2011 06:10 PM
#27

Tarif Panti Pijat Plus (Esek-Esek) di Jakarta
Tarif Panti Pijat Plus (Esek-Esek) di Jakarta

Sebelum anda melangkah ke tempat panti pijat harus dipastikam dulu apakah panti pijat tersebut bisa untuk pijat ++. Tidak semua panti pajat bisa untuk ++. Berikut ini ada beberapa panti pjat yang menyediakan ayam ayam. Harga relatif, ada yang mahal dan tentu saja ada yang murah. Semuanya sesuai selera dan kantong Anda. Berikut daftar nama tempatnya

HOTEL AMBHARA
Nongkrongnya di Bar, umur 30-40th. Tarif Rp.200-250ribu Kalau weekend sering ada “mami” bawa beberapa “anak2 kece2, bisa ditandai dgn jelas dari cara berpakaian, make up, dan gaya/tingkah laku. *

PP PUSPA INDAH
Kebayoran Lama itu juga siiipp pak tinggal tutup mata aja, kita nggak usah kuatir dpt yg jelek…(alias semuanya kece2 looo)

PP SARI MUSTIKA 2
Golden Truly Fatmawati harus janjian dulu dengan pemijatnya. *

PP MAWAR
Golden Truly Fatmawati Rp 45 ribu per jam.

PP NIRWANA
Jl MT Haryono tarip cewek Rp 700 ribu, kamar Rp 60 ribu

PP SUMBER WARAS 2
Ciputat Raya Kamar VIP Rp.45 ribu 1,5 jam, cewek Rp 100 ribu. Sarang maniak, cewek2nya pada ‘buas’

HOTEL MELAWAI 1 (D/H INTERHOUSE)
JL. Melawai Raya, Lt. 6 Keluar lift ke kiri “MARIBAYA” Buka 11:00 – 23:00, Night shift mulai 17:00 pilihannya lebih banyak & bagus.Tarip Rp.250 ribu all in.
Hampir semua panti pijat (kecuali bersih sehat) yg di selatan, terutama ps mayestik (Sentral, Timung, Porti) pemijatnya bispak minimal onani) tapi harus kenal dulu bbrp kali. Tarip Rp200-300 ribu. Sari Mustika ada 3(Grand Wijaya, Golden Fatmawati, Klp Gading)*

Jakarta Barat

SALON LIBERTY
Jl Semeru No. 18, Grogol Chinese Kalimantan, bawa keluar, tarip Rp.200 ribu.Tiap hari Senin biasanya tutup sekaligus hari kencan,disarankan untuk facial atau cream bath saja. Yang servisnya bagus Sanniah dan Nopi, semuanya ada 7 orang dan mayoritas amoi dari Kalimantan *

KIMOCHI
Jl Mangga Besar VIII no.12B/C, tergantung orangnya minimal ‘dikocok’ pake tangan atau
main di tempat

KARTIKA Bar and Massage
Jl.Hayam Wuruk 114 “dipijat pake tetek”, bisa booking dua cewek untuk lesbi, Kartika letaknya di ujung gang di samping Suisse Bakery, Tarip ceweknya seratus ribu rupiah,untuk pelayanan lengkap mulai dari body massage (dipijitpakai buah dada,mandi kucing dan seterusnya) . Disitu juga anda dapat booking dua cewe sekaligus, dan minta mereka bermain lesbi dulu sebagai pemanasan .

MEDIKA
Daan Mogot I/31,
Masuk bisa lewat belakang Citra Land, tarip cewek Rp 50 ribu, kamar VIP Rp 40 ribu Di tempat ini, kalau mau “naik”, yah tinggal ke lantai 2 aja Disana tinggal pilih cewek mana yang kamu mau berdasarkan foto. Harga kamar reguler sebesar Rp.30.000. Semuanya sudah harga pas alias kagak pake tawar-tawar dan rata-rata mereka bisa “karaoke” lho **

WIDIA
Daan Mogot sebelahnya Medica, pilih di bar *

CITRA SEHAT
Kompleks ruko ITC Roxy Mas Masuk perparkiran yang ada photo Tarzan, terus belokan kedua belok kiri, Rp 100-150 ribu

Diskotik SEDAP MALAM
Hayam Wuruk Lt.3 tarip Rp 100 ribu

ATLANTA Diskotik
Mangga Besar, komplek Lokasari lantai V, blok C no 1-12 Wah ini paling terkenal dan paling gila, kayak pasar ayam tinggal pesan dan check in diatas (kamarnya diatas), orangnya cakep-cakep dan kayaknya sudah pro semua, tarif rp 100-150rb, short time, servicenya sampai tulang pada ngilu, makanya minum darah dan empedu ular dulu sebelum bertempur yg ada dijual di depan (Mangga Besar Raya), baru bertempur sampai puas………*

HOT PANT Diskotik
Daan Mogot kira kira 300m dari lampu merah Grogol arah ke Tangerang
Dekat Medica tapi pas pinggir jalan Daan Mogot dipagar besi tinggi Diskotik lantai dasar, Panti Pijat dan Karoke di lantai 2, Ceweknya Rp. 50.000,- kamar vipnya Rp.35.000,- biasa
Rp.27.500,-*

TIARA CERIA (Today Country)
Lokasari Plaza Mangga Besar
Tarip cewek Rp 100ribu, tarip kamar Rp 50 ribu, banyak ABGnya dan pilih yang berdiri didepan toilet **

LIDO (Pusat kebugaran),
Citra land Mall Tarif Rp 200 – 300 ribu, nah kalau pijat di sana, entar ceweknya nawarin untuk main, tarifnya sih antara 200-300 ribu rupiah

PP (Paripurna)
Jalan Gajah Mada (seberang Gajah Mada Plaza), Masuk gang yang didepan gang ada tulisan telk om), ada bar yang tulisannya ‘Paripurna’ didalam ada foto2 cewek ,tante (tinggal pilih), tariff 50.000 + kamar sudah termasuk

JOKER (Jakarta 2000)
Daan Mogot, belakang Medica Minta pijat di ruang super, Rp 85&110 ribu, cewek Rp100 ribu

BM (Bintang Mawar)
Mangga besar, samping komplek Lokasari sebrang hotel Olympic Ini tempat favorit semua orang, segala macam cewek tersedia. Datang antara pk 1300-18.00, cewek freelancenya banyak. Cewek Rp150ribu (freelance)& Rp100ribu (stok), kamar Rp35ribu ****

STADIUM
Jl Hayam Wuruk, sebelah Hayam Wuruk Plaza Supermarket hiburan, lt.1 bola tangkas, lt.2 karaoke, lt.3 diskotik, lt.4 panti pijat. Bisa panggil stripper, minta sama reception karaoke supaya dipanggilin mami dancer ****

HOTEL TRAVEL
Jl Mangga Besar V III (sebrang Kimochi)
Ada ruang karaoke yg pake kamar tidur, stock cewek ada
yg p pijat atau yg buat karaoke ***

17A
Ruko Taman Surya 2 paket Rp.125 ribu *
ayo ayo siapa yang mao di pijat,,!
agian2582 - 20/06/2011 06:15 PM
#28

Quote:
Original Posted By dimitri
bukannya daerah sana sama aja kayak yg di depan penjara cipinang ? harga nya di getok. kgk ngapa2in bisa kena 500 - 1 juta juta buat makan n minum.


kalo pinter nawar,
kemarin siy dapet gan waktu buat peneliatian skripsi ane D itu sudah 5tahun yang lalu
kalo sekarang ane ga pernah kesono lagi D
kalo cerita cerita ma mereka, kadang kalo dah dihati mereka,
kadang mereka mau tidur ma pelanggan nya tanpa dibayar CMIIW
dimitri - 20/06/2011 06:19 PM
#29

Quote:
Original Posted By agian2582
kalo pinter nawar,
kemarin siy dapet gan waktu buat peneliatian skripsi ane D itu sudah 5tahun yang lalu
kalo sekarang ane ga pernah kesono lagi D
kalo cerita cerita ma mereka, kadang kalo dah dihati mereka,
kadang mereka mau tidur ma pelanggan nya tanpa dibayar CMIIW


maksud gue emang ketika di TKP mereka mau harga 200 - 300, tp begitu mau eksekusek n dibawa ke kamar, kita ditawarin minum dan jajanan, trus nanti temen2 ceweknya yg ada disana pada minta di beliin juga, n pas keluar billing, harganya bener2 parah..

itu seeh yg gue baca FR orang yg pernah eksekusek disana. dibandingkan di Jalan I Gusti Ngurah rai nya, mendingan di depan Butet (buaran Theater) ajah. syukur2 bisa dapet SPG di buaran mall.
bujankaya - 20/06/2011 06:20 PM
#30

Quote:
Original Posted By dimitri
bukannya daerah sana sama aja kayak yg di depan penjara cipinang ? harga nya di getok. kgk ngapa2in bisa kena 500 - 1 juta juta buat makan n minum.


yup
karena gw tau nya juga gituh
kalo pulang iseng coman liat2 ajah sambil bawa mobil 20-30km/jam o
dimitri - 20/06/2011 06:21 PM
#31

Quote:
Original Posted By bujankaya


yup
karena gw tau nya juga gituh
kalo pulan iseng coman liat2 ajah sambil bawa mobil 20-30km/jam o


kalo elo mah gue percaya jek. elo cuma liat2 doang. coz kan selama ini tit*t elo cuma dipake buat kencing doang. belom pernah "pipis enak"



*ganti id akhhhh... Jaim boooooooo.....


JAga IndoMa**t
sichilya - 20/06/2011 06:36 PM
#32

Quote:
Original Posted By bujankaya
sekedar usul neh ts o

kalo bisa gath dan menikmati suasana kota tua yang ga pernah tidur o

bissa diatuuuurr...o

tapi via japri atau pm saja om malu:

Quote:
Original Posted By SuperDong
Kalau itu japri aja Om.....malu:


@TS
Trit nya lupa ditulisin, Dibawah 17thn dilarang masuk kemari hammer: D


yup, 86 ndan!
nanti aku update bebrapa rules dan kontennya..army:

======

sebentar lagi aku online pake kompi, bisa kuedit dan enak untuk cerita sedikit FR.

kumulai dari hotel travel dan terminal classic deh..
setelah itu bisa lanjut ke bebrapa diskotek sepanjang jalan daan mogot dan jl tubagus angke, lalu ke daerah lokasari dan sekitarnya...o
bujankaya - 20/06/2011 07:13 PM
#33

ternyata walik cool:

Quote:
Original Posted By dimitri
kalo elo mah gue percaya jek. elo cuma liat2 doang. coz kan selama ini tit*t elo cuma dipake buat kencing doang. belom pernah "pipis enak"



*ganti id akhhhh... Jaim boooooooo.....


JAga IndoMa**t

bah ஜ۩۞۩ஜ Jakarta Underground [The Old City That Never Sleeps] ஜ۩۞۩ஜ
beneran dah pernah diake bwat pipis enak dunk metal:
hari gini blom pernah ஜ۩۞۩ஜ Jakarta Underground [The Old City That Never Sleeps] ஜ۩۞۩ஜ


Quote:
Original Posted By sichilya
bissa diatuuuurr...o

tapi via japri atau pm saja om malu:


ஜ۩۞۩ஜ Jakarta Underground [The Old City That Never Sleeps] ஜ۩۞۩ஜ
clocker88 - 20/06/2011 07:38 PM
#34

woaaaa..langsung dibuat tritnya D

nanti kalau mw ke daerah tanah abang calling2 lha bang beer:
Alfiaa - 20/06/2011 07:39 PM
#35

ini yang kusuka genit:

saatnya ngeluarin semua n menambah ilmu ngakaks
clocker88 - 20/06/2011 07:45 PM
#36

Quote:
Original Posted By Alfiaa
ini yang kusuka genit:

saatnya ngeluarin semua n menambah ilmu ngakaks

bagi juga lha ilmu pelet u fi ngakak

atau nocan2 kampusna obama ngakak
rezastar - 20/06/2011 08:11 PM
#37

jakarta underground kbgt:

penuh misteri ngacir:

bookmark dulu bang recsel
rayyou - 20/06/2011 08:29 PM
#38

ga bilang2 neh :mewek

aku udah 17++++ loh malu:

pengen tau sisi laen kehidupan jakarta genit:

jadi SR aje biar ga ketauan ngacir:ஜ۩۞۩ஜ Jakarta Underground [The Old City That Never Sleeps] ஜ۩۞۩ஜ
mr.cuteman - 20/06/2011 08:30 PM
#39

Quote:
Original Posted By rayyou
ga bilang2 neh :mewek

aku udah 17++++ loh malu:

pengen tau sisi laen kehidupan jakarta genit:

jadi SR aje biar ga ketauan ngacir:ஜ۩۞۩ஜ Jakarta Underground [The Old City That Never Sleeps] ஜ۩۞۩ஜ


gak bilang2 aja tau D

gimana bilang2 yah gan D

share dong gan tempat yang pernh dikunjungin.. malu:
spc - 20/06/2011 08:32 PM
#40

ijin melinux di trit lendir linux2:
ijin menyimak tip tipsnya bang aciel malu: ngakak
Page 2 of 78 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›
Home > Kaskuser Regional > INDONESIA > JABAR, DKI & BANTEN > DKI Jakarta > ஜ۩۞۩ஜ Jakarta Underground [The Old City That Never Sleeps] ஜ۩۞۩ஜ