BERITA DAN POLITIK
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > Kisah Unik Soeharto: Soeharto Paksa Lee Kuan Yew ke Makam Usman-Harun
Total Views: 3166 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 4 |  1 2 3 4 > 

bakaneko - 27/06/2011 02:01 PM
#1
Kisah Unik Soeharto: Soeharto Paksa Lee Kuan Yew ke Makam Usman-Harun
Kisah Unik Soeharto
Soeharto Paksa Lee Kuan Yew ke Makam Usman-Harun
Tribunnews.com - Senin, 27 Juni 2011 08:11 WIB

Kisah Unik Soeharto: Soeharto Paksa Lee Kuan Yew ke Makam Usman-Harun
Dua sahabat lama saling bertemu tentu sangat membahagiakan. Itulah gambaran pertemuan mantan PM Singapura Lee Kuan Yew dengan mantan Presiden Soeharto. Saat mengantar tamunya pulang, Soeharto kelihatan sumringah dan sehat (tanpa kursi roda). Dia menebar senyum dan melambaikan tangan. Lee Kuan Yew meninggalkan kediaman Soeharto di Jalan Cendana 8, Jakarta Pusat, pukul 12.50 WIB, Rabu (22/2/2006) (TRIBUNNEWS.COM/BIAN HARNANSA)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Febby Mahendra Putra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua anggota marinir Indonesia, Usman dan Harun, divonis hukuman mati oleh pengadilan Singapura pada pemerintahan Orde Lama. Mereka dituduh melakukan infiltrasi ke Singapura terkait operasi konfrontasi dengan Malaysia.

Untuk menyelesaikan masalah itu, Soeharto menunjuk Abdul Rachman (AR) Ramly yang ketika itu berpangkat Letnan Kolonel Angkatan Darat, sebagai liason officer (perwira penghubung), mewakili pemerintah RI. Waktu itu Indonesia belum punya hubungan diplomatik dengan Singapura.

Ramly kemudian bertemu dengan pemerintah Singapura, menyampaikan informasi bahwa pemerintahan di Indonesia sudah beralih kepada Orde Baru yang berkeinginan Usman dan Harun tidak dihukum gantung. Ternyata keinginan itu membentur tembok. Singapura menyatakan masalah Usman dan Harun harus diselesaikan secara hukum.

Singapura termasuk negara persemakmuran sehingga keputusan hukum tertinggi ada di London, Inggris. Dibantu pengacara Singapura, pemerintah RI mengajukan banding ke London. Hasilnya, banding ditolak.

Ramly kemudian melapor kepada Soeharto, meskipun beberapa orang di Departemen Luar Negeri menyarankan agar tidak perlu menceritakan masalah itu kepada Presiden. "Bagi kami, masalah anak buah harus kami tuntaskan. Bagi saya pribadi, saya juga tidak bisa membiarkan warga negara Indonesia mendapat masalah di luar negeri. Saya tetap melapor ke Pak Harto," kata Ramly.

"Mengapa Singapura ingin sekali menggantung mereka," tanya Pak Harto kepada Ramly. "Kesimpulan umum kami, Pak, Singapura itu kan negara kecil. Sebagai negara kecil, mereka ingin eksis, maka mereka menggunakan alasan rule of law yang harus ditegakkan. Hukum yang diterapkan di Singapura adalah hukuman mati," jawab Ramly.

"Bagaimanapun kita tetap harus berusaha keras agar Usman dan Harus tidak digantung," kata Soeharto. Ramly kemudian minta kepada Soeharto menulis surat kepada pemerintah Singapura, isinya minta agar Usman dan Harun tidak dihukum mati.

Soeharto memenuhi saran Ramly. Berbekal surat tersebut, Ramly menemui Presiden Singapura, Yusof bin Ishak, yang didampingi Wakil Perdana Menteri. Sang presiden menyatakan, urusan pemerintahan berada di tangan Perdana Menteri Lee Kuan Yew, sedang dirinya hanyalah lambang negara tanpa kewenangan pemerintahan.

Celakanya, saat itu Lee tengah dalam perjalanan ke Amerika Serikat. Dari penelusuran Ramly, Lee ternyata singgah di Tokyo, Jepang. Ramly kemudian minta bantuan Duta Besar RI di Jepang, Rukminto, menemui Lee Kuan Yew untuk menyampaikan permohonan Soeharto terkait Usman dan Harun.

Ternyata Lee tidak bersedia menanggapi permohonan itu dengan alasan sedang dalam kondisi cuti dan tidak punya hak mengambil keputusan apapun. Menurut Lee, Wakil Perdana Menteri Singapura yang bertanggungjawab.

"Baiklah, surat Presiden Soeharto sudah kami terima dan akan kami pikirankan," kata Wakil Perdana Menteri Singapura yang ditemui Ramly. Sepuluh hari kemudian, pemerintah Singapura menyatakan hukuman mati tetap dilaksanakan.

Tak pelak hubungan Indonesia-Singapura menegang. Jelang eksekusi hukuman gantung, seluruh staf Kedubes RI di Singapura dipulangkan, kecuali atase pertahanan dan beberapa staf lain. Kapal-kapal RI juga pulang membawa warga negara Indonesia.

Meski gagal meloloskan Usman dan Harun dari tiang gantungan, Soeharto punya cara tersendiri untuk membela mereka. "Ketika PM Lee ingin berkunjung ke Indonesia, dua tahun setelah hukuman mati dilaksanakan, Pak Harto mempersilakan datang. Syaratnya, harus meletakkan karangan bunga secara langsung di makam Usman dan Harun di Taman makam Pahlawan Kalibata," kata Ramly.

Menurut Ramly syarat itu tidak lazim. "Namun entah dengan pertimbangan apa, PM Lee setuju meletakkan karangan bunga di makam Usman dan Harun. Baru setelah itu hunungan Jakarta-Singapura membaik," ujar Ramly.

Editor: Ade Mayasanto

Sumber: http://www.tribunnews.com/2011/06/27/soeharto-paksa-lee-kuan-yew-ke-makam-usman-harun-1

Jadi makin kagun dengan sosok alm. Eyang kita ini. :mewek
TipisBanget. - 27/06/2011 02:09 PM
#2

gile fotonya

kyn Indonesia pas lagi macan2nya asia tuh iloveindonesias
opungnyaiful - 27/06/2011 02:12 PM
#3

ada apa ini kenpa tiba2 banyak muncul berita manis suharto jelang 2014 amazed:
AkuSokuZen - 27/06/2011 02:12 PM
#4

untuk soal ketegasan memang Pak Harto gw akuin lebih tegas ketimbang Beye

doi juga cool,gk pake nerbitin album segala ~_~ ALAY TO THE MAX
Hidung.Belang - 27/06/2011 02:15 PM
#5

bukannya lee emang niat mau ke sana ya? sebagai PM dia gak bisa mengabaikan hukum yang berlaku di negaranya. tapi sebagai individu, dia tetap menghargai kedua orang yang menjalani hukuman.
jojon11 - 27/06/2011 02:15 PM
#6

ane jg kagum ama diplomasi eyang. baik dengan barat, tidak dimusuhi timur. baik dgn islam maupun dunia luar

memang suharto JAUH dari kata suci, malah kotor sekali iya

tapi kalau andaikata Sukarno ttp memimpin dulu, negara kita bisa jadi seperti KUBA atau CINA era mao ze tung. merana.
ozindo - 27/06/2011 02:17 PM
#7

Quote:
Original Posted By TipisBanget.
gile fotonya

kyn Indonesia pas lagi macan2nya asia tuh iloveindonesias


yah gak nyimak,, itu poto taun 2006 gan daaaa?!!
t.13 - 27/06/2011 02:17 PM
#8

trus mangnya kenapa? dosanya kq ga di ungkit?harta yg diambil dr negara ini kq diberitakan?idiotarmy:
fr33sh - 27/06/2011 02:17 PM
#9

pic nya matabelo:
2 macan asia tenggara di jamannya army:






—fr33sh™
Pembuatkacau - 27/06/2011 02:18 PM
#10

Quote:
Original Posted By opungnyaiful
ada apa ini kenpa tiba2 banyak muncul berita manis suharto jelang 2014 amazed:


loh kenapa rupanya pung...?

gpp toh......sekedar mengingatkan kalau cari presiden jangan yg mementingkan

pencitraan............biar ga salah pilih lagi....

lagi pula 2014 masih lama toh......?
Pitung - 27/06/2011 02:23 PM
#11

hehe, pas baru baca biografinya LKY, kebetulan ada chapter tentang ini, LKY mau mengunjungi makam kedua marinir tsb sebetulnya demi membangun hubungan baik dengan indonesia. Btw, LKY punya high opinion terhadap suharto, tapi low opinion thd anak2nya dan habibie jugaD
nitch.wang - 27/06/2011 02:24 PM
#12

Quote:
Original Posted By opungnyaiful
ada apa ini kenpa tiba2 banyak muncul berita manis suharto jelang 2014 amazed:


iyaaaa... kok banyak cerita eyang y?? ada bau2 apa nih??? D


btw jadi kangen ama eyangggg!!!!!!!!!!!!
opelchevrolet - 27/06/2011 02:26 PM
#13

Quote:
Original Posted By Pembuatkacau
loh kenapa rupanya pung...?

gpp toh......sekedar mengingatkan kalau cari presiden jangan yg mementingkan

pencitraan............biar ga salah pilih lagi....

lagi pula 2014 masih lama toh......?




bener gan \)

walau ane gak demen ama eyang p

apes gw di tipu ama tukang bedak capedes
maxwell23 - 27/06/2011 02:32 PM
#14

wow banyak bermunculan treat pak harto D
ttppp golput ane mah o
theslayers - 27/06/2011 02:32 PM
#15

Lagi ada yang rindu ma eyang soeharto ni
dari tadi banyak trid yang nyinggung2 beliau
bagaimanapun jga Soeharto tetap pemimpin bangsa yang dikenal hebat dan tegas pada masanya
tapi sayang beliau ga bisa ngedidik anaknya yang jadi gila harta
harusnya diungkit kasus kkn yang mneyangkut soeharto
jagan cm blow up kebaikannya tapi juga keburukannya gan
biar seimbang
kulkazh - 27/06/2011 02:32 PM
#16

suhartoeisme mau bangkit lagi..waspada nih..sehebat-hebatnya dia perhatikan juga KKN yang dia jalankan 32 tahun
Pembuatkacau - 27/06/2011 02:34 PM
#17

Quote:
Original Posted By opelchevrolet
bener gan \)

walau ane gak demen ama eyang p

apes gw di tipu ama tukang bedak capedes



pemilu mendatang pilh yg benerya gan......jangan golput....

kawal....dari mulai tps sampe kpu.....

kalo golput natar suara ente ade nyang make...orang mati sama

balita aja masuk daftar.....ngakak
rollandlondo - 27/06/2011 02:36 PM
#18

seorang jenderal yang emang turun berperang emank kek gitu kayanya...ga kaya si kebo cma menang medali doank
opik97 - 27/06/2011 02:38 PM
#19

Quote:
Original Posted By opelchevrolet
bener gan \)

walau ane gak demen ama eyang p

apes gw di tipu ama tukang bedak capedes


Kepikiran juga sama ente kalo pencitraan = tukang bedak malus
gugun378 - 27/06/2011 02:38 PM
#20

pak harto emang oke.. anak-anaknya ga oke.. beye apalgi.. tempe
Page 1 of 4 |  1 2 3 4 > 
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > Kisah Unik Soeharto: Soeharto Paksa Lee Kuan Yew ke Makam Usman-Harun