Lampu Senter/Flashlight
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Lampu Senter/Flashlight > Bingung soal batere ?? Tanya aja disini
Total Views: 40041 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 43 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

fabienne - 06/07/2011 05:13 PM
#1
Bingung soal batere ?? Tanya aja disini
Ini hanya sekedar menanggapi kebingungan soal jenis - jenis batere yang beredar saat ini. Tulisan ini sendiri akan diupdate dari waktu ke waktu sesuai dengan perkembangan dunia batere ataupun input dari teman-teman juga.

Secara garis besar, batere itu dikategorikan berdasarkan dua parameter :
- Ukuran fisik batere
- Chemistry yang ada didalamnya.

Ukuran Fisik Batere
Dalam hal ini kita akan melihat dulu tentang ukuran fisik batere. Rule yang biasa dipakai dalam hal ini adalah : XXYYY, dimana :
XX : diameter batere
YYY : panjang batere
Misalnya :
18650 : mempunyai diameter 18 mm dan panjang 65 mm
17670 : mempunyai diameter 17 mm dan panjang 67 mm

Untuk list lebih lengkap beberapa jenis ukuran dan persamaan nama yang sering dipakai :
32650 : Ukuran ini sama dengan batere jenis D. Untuk alternatif li-ion biasanya 3AA + holder bisa dipakai ataupun 4AA + holder dengan sedikit mempoles bagian dalam senter.
26650 : Batere ukuran ini akhir-akhir ini populer lagi karena sanggup memberikan arus 10-15 Ampere dg kapasitas yang lebih besar sedikit 4000-5000 mAH.
26500 : Ukuran ini sama dengan batere jenis C.
18650 : jenis batere yang paling umum saat ini dipakai untuk senter - senter
18500 : Jenis batere ini biasanya dipakai dalam form 2x18500 untuk pengganti 3xCR123 karena voltase yang mendekati.
17670 : batere ini sering dianggap sebagai alternatif Surefire Rechargeable karena ukurannya mendekati 2 x CR123 tanpa harus memodifikasi body (bored)
17500 : sama dengan 18500, batere ini sering dipakai dalam form 2x17500 tetapi dalam senter Surefire tanpa modifikasi (un-bored).
16340 : sering disebut RCR123, Rechargeable CR123
14500 : sama ukurannya dengan AA
14250 : sama ukurannya dengan 1/2 AA
10440 : sama ukurannya dengan AAA
15266 : sama ukurannya dengan CR2, kadang disebut RCR2
10280 : dipakai pada beberapa senter EDC mungil seperti Lummi Raw, Jil CR2, Peak LED, Muyshondt Aeon, Modamag Draco dll
10180 : dipakai pada beberapa senter EDC mungil seperti Lummi Wee, Modamag Drake

Sedikit sejarah :
Spoiler for sejarah

Bingung soal batere ?? Tanya aja disini
Sumber : ............


Aturan penamaan batere diatas itu selama ini dipakai untuk batere lithium-ion rechargeable karena banyaknya jenis yang beredar (dengan voltase sekitar average 3.7 volt), tetapi beberapa batere itu memang ada yang ukurannya sama dengan batere non-rechargeable tetapi chemistry didalamnya berbeda jauh seperti :
16340 : CR123
14500 : AA
10440 : AAA

Chemistry didalam batere
Untuk jenis chemistry didalamnya, ini akan saya update lebih lanjut tetapi akan saya jabarkan sekarang untuk garis besarnya.
Bentuk saya tuliskan secara umum karena ada beberapa bisa customized.

Jenis pertama kali yang sering kita pakai adalah :
1. Alkaline :
Bentuk secara umum : AAA, AA, C, D
Voltase : 1.5 volt
Batere jenis ini muncul karena ada kebutuhan alat-alat tertentu yang membutuhkan arus cukup besar (lebih dari 250mA).
Kelemahan batere ini adalah :
- short shelf life : sekitar 3 tahun. Dari produksi sampai dipakai itu maksimum 3 tahun dan kapasitas mungkin sudah drop pada waktu akhir periode.
- sering bocor sehingga membahayakan barang yang menggunakan batere tersebut.

Beberapa jenis batere alkaline ini ada yang mempunyai voltase 12 volt seperti keluaran
- Energizer Jenis A series seperti A23, A27. Biasanya dipakai pada alarm, remote mobil, dll.
- Duracell Jenis MN21 yang sama dengan Energizer A23
Batere ini sebetulnya merupakan 8 buah batere alkaline yang ditumpuk.
http://en.wikipedia.org/wiki/A23_battery

2. Lithium
Bentuk secara umum : AA
Voltase : 1.5 volt
Batere jenis ini muncul untuk menjawab kekurangan - kekurangan batere alkaline sehingga mempunyai karakteristik :
- relatif lebih tidak mudah bocor sehingga lebih aman.
- long shelf life : rata-rata berumur 10 tahun
- sanggup memberikan arus lebih dari 1000 - 2000 mA tanpa penurunan kapasitas (karena voltage sag).

3. Nickel Cadmium (NiCd)
Bentuk : AA, C, D, dll
Voltase : 1.2 volt
Batere jenis ini muncul sebelum NiMH (Nickel Metal Hybride), dengan beberapa karakteristik :
- relatif lebih tahan dingin sehingga kapasitas tetap tinggi meskipun dipakai dikondisi dingin
- mengalami memory effect dimana jikalau batere itu dicharge sebelum batere itu benar-benar dihabiskan, maka kapasitas batere itu akan lebih menurun secara drastis.

4. Nickel Metal Hydbride (NiMH)
Bentuk : AAA, AA, C, D
Voltase : 1.2 volt
Batere ini yang paling umum saat ini sebagai rechargeable yang termasuk murah dan cukup tersebar dimana - mana.
Batere jenis ini juga muncul untuk menjawab kekurangan pada batere NiCd seperti :
- hilangnya memory effect
- lebih rentan terhadap udara dingin
- densitas batere lebih tinggi (kapasitas batere dg ukuran sama lebih tinggi)

5. Nickel Zinc (NiZn)
Bentuk : AA
Voltase : 1.6 volt
Batere ini dibuat karena ada beberapa alat yang lebih optimal jikalau menggunakan batere lithium (primary, disebut diatas no. 2), tetapi tetap menginginkan rechargeable. Kekurangan batere ini ada pada penggunaan multicell dimana jikalau penggunaan batere ini akan dipakai sampai habis total, tetapi salah satu batere masih ada isinya, maka arus itu akan melewati batere yang sudah kosong itu seolah-olah menjadi back-charge. Kondisi yang terjadi diatas itu akan merusak / menurunkan kapasitas batere NiZn. Batere NiMh tidak terpengaruh kondisi ini.

6. Lithium Ion Rechargeable :
Pada dasarnya chemistry yang ada pada jenis ini sangat banyak tetapi secara umum langsung dipukul rata sebagai lithium ion rechargeable. Saya akan coba jabarkan sebisanya dalam keterbatasan waktu dan pengetahuan (harus mencontek dulu).
- Volt : 3.7 volt (2.5 - 4.2volt)
- Berkaitan dengan arus maksimum pemakaian dan pada waktu charging, rule of thumb adalah :
pemakaian : 2C yaitu dua kali kapasitas batere
charge : 0.5C yaitu setengah kali kapasitas batere.
Jadi semisal :
18650 2900mA bisa dipakai untuk maksimum 5800 mA (5.8A)
17670 1600mA bisa dipakai untuk maksimum 3200 mA (3.2A)
14500 750mA bisa dipakai untuk maksimum 1500 mA (1.5A)
- Sifat dari batere Lithium Ion Rechargeable ini justru kebalikan dari NiMH dimana batere ini tidak boleh dipakai sampai habis total, makanya untuk batere ini ada istilah protected.

Protection circuit berguna untuk menutup arus jikalau salah satu dari hal dibawah ini terjadi :
- voltase turun dibawah 2.5 volt atau 2.8 volt, berguna supaya tidak sampai merusakkan batere karena jikalau dipakai dibawah 2 volt misalnya maka charge berikut tidak akan bisa 100%, mungkin hanya bisa terisi 50% / 25%. Contoh pengalaman nyata itu pemakaian handycam sony, dimana Sony mencantumkan jikalau kapasitas tinggal 5 menit, (mungkin itu threshold sama dengan 2.5volt), maka harus ganti batere secepatnya, tetapi saya cukup bandel dan memakai terus sampai habis, ternyata pemakaian selanjutnya runtime drop dari 120 menit, tinggal hanya 10 menit tops.
- voltase waktu charge mencapai 4.2 volt, hal ini berguna untuk proteksi jikalau charger tidak berhenti charge pada 4.2 volt, maka protection circuit yang akan menghentikan proses charging, karena overcharge bisa mengakibatkan batere meledak
- ada lonjakan arus melebihi batas yang ditentukan (biasanya batasnya 5-6A), yang mengindikasikan adanya konslet.

7. LiFePO4
Volt : average 3.2 volt
Batere ini dimunculkan karena ada beberapa alat yang membatasi voltase batere karena dikhususkan untuk primary CR123 sebesar 3 volt. Meskipun voltase 3.2 volt tetapi dianggap masih dalam batas toleransi yang ada dibandingkan Li-Ion umumnya yang dimulai pada 4.2 volt. Sayang batere jenis ini kurang populer karena sulitnya mendapatkan charger yang support batere ini (charge pada 3.6 volt, bukan 4.2 volt pada charger lithium spt biasa). Adapun kelebihan batere jenis ini adalah :
- operating Voltage bisa dipakai sampai 1.5 - 2 volt dan charge ulang bisa 100% seperti semula
- Seperti batere IMR, batere jenis ini juga bisa dipakai sampai 10C (10 kali kapasitas batere), misal 500mAh jadi bisa menangani arus sampai 5000 mA (5A)
Harap berhati-hati pada penggunaan batere ini karena fresh charge, top voltage batere ini pada 3.7 volt dan beberapa senter/alat tetap tidak bisa menerima perbedaan volt itu meskipun dalam hitungan menit saja akan turun menjadi 3.2 volt.

8. Lithium Manganese (LiMn) / IMR
Biasanya rule pemakaian 2C diatas itu berlaku untuk batere Lithium based secara umum, tetapi ada jenis lainnya yaitu IMR / LiMn dimana batere ini memang diciptakan untuk diabuse sampai dengan 8C ataupun tergantung dari kapasitas masing - masing batere, seperti :
IMR 16340 : 4A (550 mAH)
IMR 18350 : 6A (700 mAH)
IMR 18500 : 15C atau 16500mA (1100 mAH)
IMR 18650 : 15C atau 25000mA (1600 mAh)
IMR 26500 : 23A (2300 mAH)

Untuk sementara saya stop dulu disini, nanti saya akan beri update lebih lanjut.
fabienne - 06/07/2011 05:14 PM
#2

HUBUNGAN SERIAL ATAU PARALEL BATERE DAN PENGARUHNYA TERHADAP AMPERE DAN VOLTASE


Saya biasanya menghafalkan PASV atau Paralel Ampere Serial Voltage, artinya :
Kalau hubungan Paralel maka : Ampere yang bertambah (dan Voltage tetap)
Kalau hubungan Serial maka : Voltage yang bertambah (dan Ampere tetap)

Quote:
Original Posted By 5715
Sedikit [B]+[/B] review Test Battery 18650

[COLOR="black"]TEST RESULT BATTERY 18650 TAHUN 2011[/COLOR]



[SIZE="3"]Semoga berguna Buat rekan2 [SIZE="5"]Flasholic[/SIZE][/SIZE]


Tambahan 2011-09-09 :

Untuk merk - merk batere NiMH yang saat ini paling umum beredar dari Sanyo dengan brand eneloop, eneloop xxx, eneloop 1500x dan dari Maha dengan brand Powerex, Imedion.

Sanyo ini dulu mempelopori batere LSD (Low Self Discharge) pertama dengan brand eneloop dimana pada waktu itu sangat sering terjadi komplain untuk batere seri 2500mAH dan 2700 mAH dimana batere baru saja dicharge dan dalam hitungan 1-2 minggu kapasitas batere sudah drop banyak. (baik merk Sanyo maupun Maha).

LSD (Low Self Discharge) ini berarti dalam keadaan pasif sekalipun, kapasitas batere itu tidak akan habis dengan cepat dimana klaim eneloop dan imedion adalah 75-85% masih ada isinya sesudah 6-12 bulan.

Setelah inovasi LSD, sekarang ini Sanyo mulai mempelopori Sanyo 1500x dimana number of recycle itu mencapai hingga 3 kali lipat dari normalnya (biasanya 500x) sehingga secara perhitungan ekonomis, maka batere ini jauh lebih ekonomis jikalau sering dipergunakan tiap hari, terutama dengan perbedaan harga yang tidak begitu jauh.

SELF DISCHARGE RATE
Quote:
Original Posted By Coppermine
tanya dunk gimana kemampuan li ion 18650 dkk klo abis di charge trus di simpan, lebih tahan mana dengan baterai sejenis eneloop...

maksudnya penurunan tenaganya....
apa ya itu namanya...


Self discharge nama prosesnya. Sementara ini gak ada data pasti kecuali dari wikipedia
Self-discharge rate batere lithium-ion rechargeable (18650, 16340, dll) pada suhu penyimpanan :
8% at 21 °C
15% at 40 °C
31% at 60 °C
(per month)

Kalau NiMH seperti eneloop info di sini
Sisa kapasitas setelah berapa bulan :
90% 6 bulan
85% 12 bulan
80% 24 bulan
75% 36 bulan

Maha Imedion hanya memberikan data 85% sesudah 1 tahun penyimpanan.

BAHAYANYA BATERE LITHIUM CR123
Quote:
Original Posted By nobunaga88


Bingung soal batere ?? Tanya aja disini
Bingung soal batere ?? Tanya aja disini

Spoiler for Informasi tentang baterai Lithium

Lithium Information Based On Surefire Notification
[youtube]u5uoQxqL80A[/youtube]

Lithium Tested
[youtube]uR3XIvfoW0k[/youtube]

Lithium Di dalam air
[youtube]v7abq34mckg[/youtube]

Lithium On Ice Block (Batu es)
[youtube]7L-xp0HUBys&feature=related[/youtube][/B]


yang bikin masalah nya itu kalo uap ato embun dari luapan uap es yang mencair itu kena driver senter or kena daleman batre lihium hal diatas yang bisa bikin bahaya...
it's gonna blow ato minimal nya menyulut api

Mangkanya sekarang ini kita lagi ngarep teknologi silver zync :matabelo
fabienne - 06/07/2011 05:15 PM
#3

Ada FAQ bagus dari Dwilaks

Quote:
Original Posted By dwilaks
Apa arti spek teknis baterai 18650, capacity, operating temp, charge rate, discharge rate?
Spoiler for jawaban

• Tipe 18650 artinya baterai tersebut memiliki diameter 18mm dan panjang 65mm. Panjang baterai bisa bervariasi sekitar 5mm bila ada tambahan rangkaian proteksi di dalamnya.
Tipe 14500 artinya baterai tersebut memiliki diameter 14mm dan panjang 50mm.

• Capacity: 2400 mAh
Capacity menyatakan jumlah energi yang tersimpan dalam baterai. Capacity dinyatakan dalam milliAmpere hour (mAh) atau Ampere hour (Ah). Angka tersebut adalah perkalian arus (milliampere) dan waktu (jam).
2400mAh = 2400 x 1 (artinya baterai bisa memberikan arus 2400mA selama 1 jam)
2400mAh = 600 x 4 (artinya baterai bisa memberikan arus 600mA selama 4 jam)
2400mAh = 4800 x 1/2 (artinya baterai bisa memberikan arus 4800mA selama 1/2 jam)
Perhatikan bahwa waktu pemakaian baterai (jam) tergantung dari besar arus yang dikonsumsi. Yang perlu dicari adalah pemakaian arus oleh senter sehingga lama nyalanya bisa dicari.

• Cycle life > 500 cycles
Cycle life adalah umur pakai baterai dinyatakan dalam cycle/siklus. Satu kali pengisian baterai dan satu kali pemakaian dihitung sebagai satu cycle. Angka 500 menyatakan bahwa baterai bisa diisi ulang dan digunakan sebanyak 500 kali sebelum rusak.

• Nominal voltage : 3.7V
Nominal voltage menyatakan tegangan baterai rata-rata.

• Cutoff voltage: 2.5V
Cutoff voltage adalah tegangan proteksi baterai tersebut. Saat pemakaian, tegangan baterai akan turun seiring waktu dari nilai awalnya 4.2V. Saat tegangan baterai turun hingga 2.5V, proteksi baterai bekerja memutus jalur internal sehingga baterai tidak dapat dipakai.

• Charge rate : 0.5 - 1 C
Charge rate adalah besarnya arus pengisian yang disarankan pabrikan. Dinyatakan dalam mA atau C.
C di sini adalah capacity baterai.
0.5C = 0.5 x 2400
= 1200mA
Artinya arus pengisian yang disarankan adalah 1200 – 2400mA. Pengisian dengan arus lebih kecil berakibat lambatnya proses charging, sedangkan arus yang berlebih akan memperpendek usia pakai baterai.

• Discharge rate : 2 C
Discharge rate adalah besar arus pemakaian baterai yang disarankan. Dinyatakan dalam mA atau C.
C di sini adalah capacity baterai.
2C = 2 x 2400
=4800mA.
Artinya arus pemakaian maksimum adalah sebesar 4800mA. Pemakaian melebihi ketentuan tidak disarankan karena bisa menimbulkan panas berlebih pada baterai.

• Internal impedance : less or equal to 180 milliohm (with PTC)
Internal impedance adalah nilai resistansi internal baterai. Baterai yang bagus memiliki resistansi kecil sehingga penurunan tegangannya juga kecil.



Saya punya charger baterai NiMH/NiCad. Bisakah digunakan untuk mengisi baterai Lithium?
Spoiler for jawaban

Tidak bisa. Jangan sekali-sekali mempergunakan charger baterai NiMH/NiCad untuk baterai lithium atau sebaliknya charger baterai lithium untuk NiMH/NiCad. Baterai lithium sensitif terhadap temperatur dan tegangan lebih. Overcharge akan merusakkan baterai.


Saya menggunakan baterai lithium ion untuk notebook dan cellphone. Seringkali saya membiarkan charger terkoneksi dalam posisi on semalaman. Mengapa perlakuan yang sama tidak bisa diberikan untuk baterai lithium senter?
Spoiler for jawaban

Jangan pernah mengecas baterai lithium tanpa pengawasan. Baterai notebook dan cellphone memiliki pengamanan berlapis yang tidak dimiliki oleh charger dan baterai senter. Pengamanan tsb antara lain Over voltage, Under voltage, Over current, short circuit,cutoff temperature, reverse polarity dan sebagainya. Pengisian baterai lithium senter tanpa pengawasan bisa menimbulkan kebakaran atau ledakan dalam kondisi overcharging.


Mengapa tidak boleh merakit baterai pack sendiri? Mengapa tidak boleh membongkar baterai pack laptop menjadi baterai lithium tunggal?
Spoiler for jawaban

Warning! Baterai lithium tidak boleh dirangkai/dilepas tanpa keahlian yang memadai dan data pendukung yang lengkap. Baterai tunggal memiliki karakteristik yang berbeda dengan baterai pack. Tidak semua baterai tunggal bisa dirakit menjadi satu. Banyak faktor yang perlu diperhitungkan diantaranya kapasitas baterai, charge rate, discharge rate dan sebagainya. Gunakanlah baterai pack buatan pabrikan demi keamanan anda.

Bingung soal batere ?? Tanya aja disini


Bagaimana membuang baterai lithium yang tidak terpakai dengan aman?
Spoiler for jawaban

Baterai lithium (termasuk yang sudah tidak terpakai) sensitif terhadap temperatur tinggi. Jangan membuang baterai ke tempat pembakaran karena akan menimbulkan ledakan. Jangan membuang baterai lithium bekas ke air, reaksi dengan air menimbulkan gas beracun. Jangan memotong atau menusuk baterai bekas karena bisa menimbulkan api.


Saya dilarang membawa baterai rechargeable ke dalam pesawat sehingga terpaksa membeli baterai baru di tempat tujuan. Bagaimana solusinya?
Spoiler for jawaban

Peraturan penerbangan memang melarang membawa barang berbahaya termasuk baterai lithium ke dalam pesawat karena bisa menimbulkan api. Pengiriman paket yang berisi baterai lithium juga diawasi secara ketat oleh forwarder. Paket tidak boleh jatuh, dibanting, terpapar panas matahari, atau ditimpa beban berat. Semua faktor tersebut bisa memicu terjadinya short circuit yang menimbulkan kebakaran.

Solusinya bawa baterai anda secukupnya, jangan membawa baterai diluar kebutuhan. Baterai yang tampak dari luar akan disita petugas. Masukkan baterai ke dalam kamera, Video recorder dengan posisi polaritas yang benar. Gunakan baterai yang tepat sesuai petunjuk pemakaian. Bawa charger anda dalam kondisi kosong. Peralatan elektronik dan gadget penting sebaiknya anda pisahkan dari bawaan anda dan bawa bersama anda.


Mengapa baterai lithium dalam paket pembelian ponsel atau peralatan lain hanya diisi 30% dan bukan diisi penuh seperti baterai biasa atau baterai alkaline? Apa yang harus saya lakukan saat menerimanya?
Spoiler for jawaban

Setiap baterai memiliki karakteristik self discharge. Artinya kapasitas baterai akan turun secara perlahan sekalipun baterai tidak dipergunakan. Besarnya self discharge ini tidak sama untuk tipe baterai. Baterai lead acid punya penurunan kapasitas hingga 20% per bulan, artinya baterai habis dalam 5 bulan tanpa digunakan.
Baterai lithium memiliki self discharge yang kecil (sekitar 5% per bulan dikonsumsi rangkaian safety internal). Pengisian 30% bertujuan meminimalisir self discharge agar tegangan baterai di atas tegangan minimal. Baterai lithium tidak boleh dibiarkan sampai kosong karena akan merusakkan sel-selnya.

Pengisian 100% lebih beresiko saat pengiriman juga membutuhkan biaya lebih bagi produsennya. Saat anda membeli baterai baru, isi baterai anda hingga 100% sesuai petunjuk di manual baru kemudian digunakan. Baterai lithium tidak memiliki memory effect, yang perlu dihindari adalah baterai jangan sampai empty. Kadang-kadang charger ‘menolak’ mengisi baterai yang tegangannya sangat rendah.


Mengapa tidak boleh menggabung pemakaian baterai biasa dengan baterai lithium? Mengapa tidak boleh menggunakan baterai lithium dengan merk dan kapasitas berbeda secara bersamaan?
Spoiler for jawaban

Setiap peralatan dirancang untuk menggunakan tegangan input yang sesuai. Baca petunjuk dan manual pengoperasiannya. Baterai lithium memiliki tegangan nominal 3.7V dan arus pemakaian hingga 2C atau di atas 4000mA. Berbeda jauh dengan baterai alkaline dengan tegangan nominal 1.5V dan arus 50-100mA. Baterai lithium bisa mengakibatkan kerusakan pada peralatan anda bila tidak sesuai penggunaannya.

Warning!! Penggunaan baterai lithium lama dan lithium baru secara bersamaan harus dihindari. Buang baterai lithium lama anda dan gantikan full set dengan baterai baru. Baterai lithium memiliki umur sekitar 3 tahun meskipun tidak pernah dipakai. Atau 500 cycle pengisian, mana yang tercapai lebih dulu. Bila baterai anda sudah menurun kualitasnya segera ganti semuanya dengan baterai baru meskipun belum 3 tahun atau 500 kali pengisian.

Warning!! Penggunaan baterai lithium dengan merk dan kapasitas berbeda secara bersamaan harus dihindari. Selain menurunkan kapasitas totalnya, penggunaan seperti ini beresiko menimbulkan kebakaran. Baca bagian “reverse charging” untuk lebih jelasnya.


Lanjutan part 2 FAQ di sini
Novaera - 06/07/2011 08:20 PM
#4

Ane rada2 bingung ama batere berkode angka2 ... 18650, 14500, dll ... alternatip tuk batere AA, AAA, dll ...

skrg jelas D

thx om ... cek kulkas ya malus
sondrombello - 06/07/2011 11:19 PM
#5

bedanya make AAA sama 10440 signifikan ga sih gan???
my EDC ultrafire SA r2bingung
Novaera - 07/07/2011 06:48 AM
#6

Quote:
Original Posted By sondrombello
bedanya make AAA sama 10440 signifikan ga sih gan???
my EDC ultrafire SA r2bingung


hehe ... ane jg bingung yg begituan ...
hari ni iseng order 14500 tuk replace AA ... klop 100% apa kagak, urusan belakang ... buat si calon LightMonster D

@fabienne
Om, kalo bisa upload foto perbandingan dimensi batere2 tsb, face-to-face om ... biar gak ragu2 buat yg mo beli2 batere malus
awal mula ane beli 18650 ... ternyata kaget ngeliat ukurannya gak spt yg dibayangkan ... senter ane gak bisa ditutup D D D
NMP150R - 07/07/2011 06:56 AM
#7
pagi gan
ane pake batere AW 16340 di Romisen RC-A4 seminggu 3-4x'an dipake gowes malem 1jam'an dg medium mode (kadang High) mpe skrg alias udh 3 minggu blm redup2 tuh senter.... heran bs awet gitu y gan? bingungs apa ini yg dinamakan ada uang ada kualitas? D
NMP150R - 07/07/2011 07:00 AM
#8

Quote:
Original Posted By Novaera
Ane rada2 bingung ama batere berkode angka2 ... 18650, 14500, dll ... alternatip tuk batere AA, AAA, dll ...
skrg jelas D
thx om ... cek kulkas ya malus

wah, ngomong2 ente pake senter apa gan? di preketiew di mari dunk gan! \)
ane juga mw gan klo suruh nge-cek kulkas ane malus
fabienne - 07/07/2011 07:19 AM
#9

Quote:
Original Posted By Novaera
hehe ... ane jg bingung yg begituan ...
hari ni iseng order 14500 tuk replace AA ... klop 100% apa kagak, urusan belakang ... buat si calon LightMonster D

@fabienne
Om, kalo bisa upload foto perbandingan dimensi batere2 tsb, face-to-face om ... biar gak ragu2 buat yg mo beli2 batere malus
awal mula ane beli 18650 ... ternyata kaget ngeliat ukurannya gak spt yg dibayangkan ... senter ane gak bisa ditutup D D D


Senter yang mau diberi 14500 itu type apa yah ? Cek dulu deh daripada merusak senternya lho karena nggak semua senter bisa memakai 14500.

Soal foto nanti saya usahakan yah karena saya sendiri nggak punya semua batere-nya.

Lanjutan FAQ Lithium battere part 2

Quote:
Original Posted By dwilaks
Apa saja jenis baterai untuk senter?
Spoiler for jawaban

Secara garis besar, baterai dibagi menjadi dua :
• Primary cell (baterai sekali pakai) : baterai dengan reaksi kimiaelektrik yang tidak dapat dibalik.
• Secondary cell (rechargeable battery) : baterai yang dapat diisi ulang dengan mengalirkan arus ke dalamnya.
Yang termasuk primary cell adalah

Bingung soal batere ?? Tanya aja disini

Yang termasuk secondary cell adalah

Bingung soal batere ?? Tanya aja disini



Apa yang dimaksud reverse charging?
Spoiler for jawaban

Reverse charging adalah memberi arus kepada baterai yang sudah kosong dengan arah terbalik sehingga semakin menurunkan tegangan baterainya. Reverse charging dapat merusak baterai.
Reverse charging dapat berlangsung dalam beberapa kondisi, diantaranya:
• Baterai dihubungkan dengan charger dalam koneksi yang terbalik (kutub positif baterai dihubungkan ke negatif charger dan negatif baterai ke positif charger)
• Beberapa baterai yang disusun seri dalam kondisi deeply discharged (benar-benar kosong)

Bila satu baterai dalam kondisi lemah terhadap baterai lain, baterai yang terisi akan memberikan arus ke baterai lemah tersebut. Hal ini bisa terjadi meskipun baterai belum kosong. Bila arus pemakaian baterai cukup besar, internal resistance pada baterai lemah akan menerima tegangan balik yang lebih besar dibanding tegangan baterai yang tersisa. Hal ini menyebabkan pembalikan polaritas baterai. Dalam kondisi ekstrem, pembalikan polaritas baterai bisa menimbulkan asap dan api.

Bingung soal batere ?? Tanya aja disini


Ilustrasi di atas menggambarkan baterai lithium berbeda merk dan kapasitas disusun seri. Baterai paling atas memiliki kapasitas terkecil, bisa berupa baterai lama yang sudah lemah atau baterai merk lain dengan kapasitas kecil. Dua baterai di bawahnya adalah satu tipe dan dalam kondisi baik.

Dalam 10 menit pemakaian, baterai paling atas tersisa 60% sedangkan dua baterai lain full. Setelah 1 jam pemakaian, baterai paling atas dalam kondisi empty, sedangkan dua baterai lain tersisa 30%. Sekalipun baterai atas dalam kondisi empty, tegangan dua baterai di bawahnya masih mampu menyalakan lampu. Keadaan inilah yang sangat berbahaya bagi baterai atas, terutama bila lampunya mengkonsumsi arus besar.

Bingung soal batere ?? Tanya aja disini


Gambar di atas menjelaskan internal baterai yang lemah. Misalnya baterai tersebut mempunyai tegangan maju (E) tinggal 0.5V. Resistansi internal (Rin)= 200milliohm. Arus (i) yang melalui baterai tsb sebesar 5A. Maka tegangan pada Rin =
= 5 x 0.2
= 1V
Bila reverse charging berlangsung terus, tegangan maju (E) akan kalah oleh tegangan jatuh pada Rin. Ini menyebabkan polaritas baterai terbalik.
Vbat = E – Teg(Rin)
= 0.5 – 1
= -0.5V
Dalam kondisi ini baterai biasanya berasap dan terbakar. Inilah sebabnya, baterai lama dan baru tidak boleh dipasang bersamaan, juga baterai berbeda merk dan kapasitas.


Mengapa baterai lithium pada laptop lebih aman dibanding baterai lithium senter?
Spoiler for jawaban

Bingung soal batere ?? Tanya aja disini


Battery pack memiliki bermacam-macam bentuk, tetapi secara umum bagian dalamnya hampir sama. Bagian dalam baterai pack terdiri dari :
• lithium-ion sel dapat berupa baterai silinder dengan bentuk hampir sama dengan baterai AA, atau prismatik yang berarti persegi atau persegi panjang
• Mikro komputer, yang terdiri dari:
• Satu sensor suhu atau lebih untuk memonitor suhu baterai
• Sebuah konverter tegangan dan rangkaian regulator untuk mempertahankan tegangan dan arus pada level aman
• Sebuah power konektor notebook yang memungkinkan daya dan arus informasi masuk dan keluar dari baterai
• Sebuah tap voltage, yang memonitor kapasitas energi tiap sel dalam baterai
• Sebuah pemantau kapasitas baterai, yang merupakan yang menangani seluruh proses pengisian untuk memastikan charging secepat dan semaksimal mungkin.

Jika baterai terlalu panas saat pengisian atau saat digunakan, mikrokomputer akan menutup aliran power untuk mendinginkan baterai. Jika Anda meninggalkan laptop di mobil yang sangat panas dan mencoba untuk menggunakan laptop, mikrokomputer ini dapat mencegah laptop menyala sampai kondisinya sejuk. Jika sel baterai sampai benar-benar habis, baterai akan otomatis mati. Baterai juga dapat mengirimkan informasi sehingga dapat memberitahu Anda berapa banyak muatan yang tersisa dalam baterai.

Baterai lithium pada senter tidak memiliki proteksi dan mikrokomputer di dalamnya. Proteksi pada baterai tunggal terbatas pada overcharge, overcurrent, short circuit dan temperature.

Bingung soal batere ?? Tanya aja disini

Gambar di atas menjelaskan bagian-bagian baterai lithium tunggal.
Kaleng logam baterai membungkus lapisan spiral yang terdiri dari tiga lembaran tipis dipress bersama-sama:
• Sebuah elektroda positif
• Sebuah elektroda negatif
• Sebuah pemisah.

Di dalam kaleng logam ini, lembaran tadi direndam dalam pelarut organik yang bertindak sebagai elektrolit. Ether adalah salah satu pelarut yang umum. Pemisah terbuat dari lembaran yang sangat tipis dari plastik microperforated. Fungsinya memisahkan elektroda positif dan negatif sementara memungkinkan ion untuk melewatinya.

Elektroda positif terbuat dari oksida Lithium kobalt, atau LiCoO2. Elektroda negatif terbuat dari karbon. Ketika baterai diisi, ion lithium bergerak melalui elektrolit dari elektroda positif ke elektroda negatif dan menempel pada karbon. Selama pengosongan, ion lithium kembali dari karbon ke LiCoO2



Bagaimana merawat baterai lithium agar awet dan tahan lama?
Spoiler for jawaban

• Lithium ion lebih suka pengosongan sebagian dibandingkan pengosongan sampai benar-benar habis. Jadi lebih baik menghindari pengosongan muatan sampai nol.
• Baterai lithium ion punya batas masa pakai sekitar 3 tahun. Jangan menghindar dari pemakaian dan berharap baterai bisa bertahan 5 tahun. Pastikan saat membeli baterai, anda mendapatkan yang baru bukan stok lama yang sudah setahun di toko. Tanggal pembuatan penting di sini.
• Hindari tempat yang panas. Suhu panas akan menurunkan kualitas baterai.



Mengapa baterai lithium bisa terbakar?
Spoiler for jawaban

Baterai bisa terbakar disebabkan short circuit internal dalam baterai. Kita ingat kembali bagian sebelumnya, baterai lithium memiliki lapisan separator yang memisahkan katoda dan anoda. Bila lembaran tersebut kita tusuk dan dua elektrodanya bersentuhan, baterai akan memanas dengan cepat. Baterai lithium memiliki energi tinggi, sehingga panas yang dihasilkan juga tinggi. Panas tadi akan memanaskan dan menguapkan larutan elektrolit. Tekanan akibat penguapan tadi sangat tinggi sehingga bila casing baterai tidak kuat menahannya akan menimbulkan ledakan.


Bagaimana karakteristik lithium charger? Apa bedanya dengan NiMH/NiCad charger?
Spoiler for jawaban

Bingung soal batere ?? Tanya aja disini

Charger baterai lithium memiliki karakteristik 4 step sebagai berikut :
• Pre charging phase (bila dibutuhkan saja)
Bila Vbat < 3V 1%, set I out = 10% dari I reg
• Fast charging phase (constant current)
Bila Vbat 4V 1%, dan I bat >= 60mA set V out = V reg = 4.23V
• Timer control charging
Bila I bat < 60mA, set V out = V reg = 4.23V selama 50 menit untuk memastikan baterai penuh dan kemudian mengakhiri pengisian.

Bingung soal batere ?? Tanya aja disini

Charger baterai NiMH memiliki 3 step :
• Trickle charge (bila diperlukan)
Menggunakan arus 0.05C dan timer untuk mengisi baterai yang benar-benar kosong
• Fast charging phase untuk mengisi 90% kapasitas baterai
Menggunakan arus 1C
• Intermediate charging
Menggunakan arus 0.1C dan dibatasi waktunya oleh timer

Perbedaan charger NiMH dan Lithium ion ;
Charger NiMH menggunakan perubahan temperatur (dT/dt) serta perubahan tegangan (dV/dt) untuk mengakhiri pengisian. Sebagai backup termination digunakan Max charge voltage dan Max Charge time.
Charger Lithium ion menggunakan pengukuran arus untuk mengakhiri pengisian.
Yahya2008 - 07/07/2011 08:57 AM
#10

gan mau nanya :
kalo spek di manual book senter saya kaya gini :

Uses 2 x CR123A / 2 x RCR123A / 1x 17670

pertanyaan saya untuk batere 17670 apakah bisa juga menggunakan batere 16340


thanks
njet212 - 07/07/2011 09:37 AM
#11

Quote:
Original Posted By Yahya2008
gan mau nanya :
kalo spek di manual book senter saya kaya gini :

Uses 2 x CR123A / 2 x RCR123A / 1x 17670

pertanyaan saya untuk batere 17670 apakah bisa juga menggunakan batere 16340


thanks


Maksudnya ini, batere 16340 bisa dipakai apa engga gtu ya ? Kalau iya, berdasarkan spec di atas bisa gan pake 16340.

FYI: ukuran 17670 = 2 x CR123 / 2 x RCR113
fabienne - 07/07/2011 09:47 AM
#12

Quote:
Original Posted By njet212
Maksudnya ini, batere 16340 bisa dipakai apa engga gtu ya ? Kalau iya, berdasarkan spec di atas bisa gan pake 16340.

FYI: ukuran 17670 = 2 x CR123 / 2 x RCR113


Yup biasanya senter-senter yang khusus pake CR123 x 2 itu pakai 17670 aja. Berarti range voltage dia bisa dari 2.5 volt - 8.4 volt senternya yaitu :
2.5 volt : ataupun volt terendah dari 1 buah Li-ion rechargeable (tergantung protection circuit)
8.4 volt : 2 x 4.2 volt (volt ttertinggi dari li-ion rechargeable dalam keadaan penuh)

*soal protection circuit nanti saya tambahkan diatas.
Yahya2008 - 07/07/2011 10:23 AM
#13

Quote:
Original Posted By fabienne
Yup biasanya senter-senter yang khusus pake CR123 x 2 itu pakai 17670 aja. Berarti range voltage dia bisa dari 2.5 volt - 8.4 volt senternya yaitu :
2.5 volt : ataupun volt terendah dari 1 buah Li-ion rechargeable (tergantung protection circuit)
8.4 volt : 2 x 4.2 volt (volt ttertinggi dari li-ion rechargeable dalam keadaan penuh)

*soal protection circuit nanti saya tambahkan diatas.


sip makasih bro njet and fabienne, thanks yah thumbup:thumbup
Novaera - 07/07/2011 12:55 PM
#14

Quote:
Original Posted By NMP150R
wah, ngomong2 ente pake senter apa gan? di preketiew di mari dunk gan! \)
ane juga mw gan klo suruh nge-cek kulkas ane malus


cuma senter murah om ... yg ada tulisan "Cree USA" doang .. mirip Police dkk malus

Quote:
Original Posted By fabienne
Senter yang mau diberi 14500 itu type apa yah ? Cek dulu deh daripada merusak senternya lho karena nggak semua senter bisa memakai 14500.

Soal foto nanti saya usahakan yah karena saya sendiri nggak punya semua batere-nya.


14500 rencana tuk LightMonster om ... dari om Febri malus
https://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=5940408
secara spek kayaknya memungkinkan ... mudah2an D

ditunggu foto2nya ya om ... asli ane masih bingung nama2 & dimensi batere skrg ini ... kalo AA atau AAA mah apal mati hammer:
NMP150R - 07/07/2011 01:47 PM
#15

Quote:
Original Posted By Novaera
cuma senter murah om ... yg ada tulisan "Cree USA" doang .. mirip Police dkk malus
14500 rencana tuk LightMonster om ... dari om Febri malus
https://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=5940408
secara spek kayaknya memungkinkan ... mudah2an D
ditunggu foto2nya ya om ... asli ane masih bingung nama2 & dimensi batere skrg ini ... kalo AA atau AAA mah apal mati hammer:

wah ternyata ini om Novaera yg pakar LED di forum sebelah ya? malus
gak nyangka ketemu lagi disini om D malu:
lagi pesen driver LED XM-L T6 juga ma agan pr3m4n ya gan? D Yb
Novaera - 07/07/2011 05:07 PM
#16

Quote:
Original Posted By NMP150R
wah ternyata ini om Novaera yg pakar LED di forum sebelah ya? malus
gak nyangka ketemu lagi disini om D malu:
lagi pesen driver LED XM-L T6 juga ma agan pr3m4n ya gan? D Yb


gak pakar ah om ... cuma demen aja maen2 begitu D

skrg rada penasaran ama suplai limited macam batu batere ... gimana bisa efisien, kerja batere panjang & output LED maksimal ... malu:

meski ujung2nya bakal terpasang di motor jg tuh senter D D D

blom ada pesen2 om ... yg Cree+driver+lensa convex aja blom dateng2 \(
tp ya, kalo ada dana, knp gak D D D
madr - 07/07/2011 06:05 PM
#17
Ask battery and battery holder dimension ??
Quote:
Original Posted By fabienne

.....
Ukuran Fisik Batere
Dalam hal ini kita akan melihat dulu tentang ukuran fisik batere. Rule yang biasa dipakai dalam hal ini adalah : XXYYY, dimana :
XX : diameter batere
YYY : panjang batere
Misalnya :
18650 : mempunyai diameter 18 mm dan panjang 65 mm
17670 : mempunyai diameter 17 mm dan panjang 67 mm

Untuk list lebih lengkap beberapa jenis ukuran dan persamaan nama yang sering dipakai :
32650 : Biasanya batere jenis ini mempunyai ukuran yang sama dengan 4AA + holder
26650 : Batere ukuran ini akhir-akhir ini populer lagi karena sanggup memberikan arus 10-15 Ampere dg kapasitas yang lebih besar sedikit 4000-5000 mAH.
.....


Spoiler for Most Common Battery Type

Bingung soal batere ?? Tanya aja disini


[*]Kalo melihat ukuran dimensi 32650 (32 mm x 65 mm),
apakah ukuran dimensi-nya hampir sama dengan dimensi D cell battery ?
[*]Dan melihat ukuran dimensi 26650 (26 mm x 65 mm),
apakah ukuran dimensi-nya hampir sama dengan dimensi C cell battery ?


Spoiler for Battery Holder

Bingung soal batere ?? Tanya aja disini
Battery Holder 4 x AA
Bingung soal batere ?? Tanya aja disini
Battery Holder 3 x AAA


[*]Jika Battery holder 4 x AA dimensi-nya sama dengan 32650...
apakah ukuran Battery Holder 3 x AAA dimensi-nya sama dengan 1 x 26650, atau sama dengan 1 x 18650, atau sama dengan 2 x 16340 ???


Mohon pencerahan, tks \)
fabienne - 07/07/2011 10:56 PM
#18

Quote:
Original Posted By madr
Spoiler for Most Common Battery Type

Bingung soal batere ?? Tanya aja disini


[*]Kalo melihat ukuran dimensi 32650 (32 mm x 65 mm),
apakah ukuran dimensi-nya hampir sama dengan dimensi D cell battery ?
[*]Dan melihat ukuran dimensi 26650 (26 mm x 65 mm),
apakah ukuran dimensi-nya hampir sama dengan dimensi C cell battery ?


Spoiler for Battery Holder

Bingung soal batere ?? Tanya aja disini
Battery Holder 4 x AA
Bingung soal batere ?? Tanya aja disini
Battery Holder 3 x AAA


[*]Jika Battery holder 4 x AA dimensi-nya sama dengan 32650...
apakah ukuran Battery Holder 3 x AAA dimensi-nya sama dengan 1 x 26650, atau sama dengan 1 x 18650, atau sama dengan 2 x 16340 ???


Mohon pencerahan, tks \)


Sorry Pak Asep benar nih, penjelasan saya ada sedikit kerancuan, nanti saya koreksi lagi informasi diatas :
- 32650 itu sama ukurannya dengan battery D
4AA + holder kalau dimasukkan kedalam senter yang memakai 32650/D harus dilakukan boring dulu sedikit supaya bisa masuk (foto menyusul)
3AA + holder kalau dimasukkan ke dalam senter yang memakai 32650/D tidak harus dilakukan modifikasi / boring supaya bisa masuk.
- 26500 itu sama ukurannya dengan battery C
- 3AAA + holder itu minimal ukurannya pasti lebih gemuk (besar diameter) dari 18650 tapi lebih pendek.

Kenapa kok 3AAA or 18650 or 2x16340 bisa menjadi option pada senter yang sama pada Solarforce L2i ? (sebelum ditanya ama Pak Asep, jadi bertanya sendiri bata )
Karena senter itu bisa menyesuaikan dengan dua cara :
- panjang holder disesuaikan dg opsi batere lainnya
- panjang per / peer itu juga memainkan peranan untuk adjustment panjang batere yang bisa dipakai.
Makanya L2i mencantumkan :
- 3AAA with battery case
- 18650 or 2x16340 without battery case
Jadi battery case itu berfungsi untuk adjustment panjang saja.

Quote:
Original Posted By Novaera
gak pakar ah om ... cuma demen aja maen2 begitu D

skrg rada penasaran ama suplai limited macam batu batere ... gimana bisa efisien, kerja batere panjang & output LED maksimal ... malu:

meski ujung2nya bakal terpasang di motor jg tuh senter D D D

blom ada pesen2 om ... yg Cree+driver+lensa convex aja blom dateng2 \(
tp ya, kalo ada dana, knp gak D D D

Wah ini harusnya bisa aktif di modif flashlight nih karena basicnya sama. Cuma malah lebih tokcer krn maen diode ama resistor aja atau kadang2 regulator. Sharing yuk di modif Bro Novaera.
L360WO - 08/07/2011 03:15 PM
#19

apa ini review bateray sebatas jenisnya aja?
ato lebih luas lagi ke merk?
fabienne - 08/07/2011 03:19 PM
#20

sekarang ini baru penjelasan batere secara umum dari jenis - jenis saja. Belum menyentuh ke suatu brand tertentu.
Page 1 of 43 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Lampu Senter/Flashlight > Bingung soal batere ?? Tanya aja disini