YOUNG ON TOP KASKUS COMMUNITY (YOTKC)
Total Views: 100576 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 4 of 175 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›

celuwakbabat - 30/07/2011 08:47 PM
#61

Kalo ngga punya jiwa bisnis,bisakah tetap berhutang? Terus doku buat apaan ya? bingung
Sebenernya pengen ngutang,tapi mw buat apaan juga bingung hammer
To TS >- Kasih saran donx,biar ane bisa bisnis. Darah keturunan ngga ada yang enterpreneur bingungMau Kaya? Berhutanglah
denovo - 30/07/2011 08:56 PM
#62

setuju neh
hutang buat memanfaatkan peluang yang ada dgn cermat
tp kadang hutang pun bisa jadi pedang bermata dua, always smart thinking before action
JagGy - 30/07/2011 09:24 PM
#63

Mau kaya? Berhutanglah... (dengan cermat)!

Betul sekali gan
Setubuh..eh setuju

Sebagai enterpreneur HUTANG itulah BOS kita hammer
dialah salah satu penyemangat dalam berkarya
Apalagi klo berhutang di banyak tempat
harus cermat membagi deadline jatuh tempo

skrg sy lg nyari BOS baru utk take over hutang ni gan..bingung
barangkali agan2 bisa kasih info terbaik & terlunak shakehand2
thx
UKID - 30/07/2011 09:26 PM
#64

kalau usahanya gagal bisa bahaya itu bos.hammer:
oka27 - 30/07/2011 10:14 PM
#65

keren neh threadnya gan, jadi kalo mau berhtang yang musti menguntungkan ya gan
EarthRabbit - 31/07/2011 12:25 AM
#66

Tampaknya om billy ini lebih banyak menulis thread tapi jarang mereply pertanyaan2 kaskuser? (apa ga pernah? p )

soalnya topik2 'cadas' seperti ini kalau tidak dengan bimbingan bisa menghancurkan...

JMT

just my thought p
m5mulyadi - 31/07/2011 09:27 AM
#67

wah, perhitungan untung ruginya harus benar2 cermat yahh....
kalo gk cermat, bisa jadi didatengin orang hitam tinggi besar bawa pistol atau golok ngetok pintu rumah... Yb
miftah.ra - 31/07/2011 10:16 AM
#68

Quote:
Original Posted By EarthRabbit
Tampaknya om billy ini lebih banyak menulis thread tapi jarang mereply pertanyaan2 kaskuser? (apa ga pernah? p )

soalnya topik2 'cadas' seperti ini kalau tidak dengan bimbingan bisa menghancurkan...

JMT

just my thought p


Setuju gan...topik2 ini sering dbahas dalam motivasi2 yg marak beberapa tahun ini. Hasilnya, juga tdak sedikit yg bangkrut, dkejar2 hutang, dan menyalahkan metode ini.

Mereka yg modalx 0, tiba2 mendapat 500jt, wajarlah beresiko jatuh karna belum bpgalaman dalam mgelola usaha, hutang, dan harta.

Metode ini dahsyat buat yang bpglaman dalam usaha, jiwa dah kebentuk, dan market ada. Ketika mentok d modal, nah baru berhutang. Kalau berhutang untuk usaha baru, hadeh. Lagian yg datang cepat, ilang jg cepat.

Skrg kawan2 ane sdang belajar nyari modal tanpa berhutang, pelan2 tp nyaman. Hehe.

Setuju jg ama kata2 teakhr om billy, asal cermat.Mau Kaya? Berhutanglah
miftah.ra - 31/07/2011 10:30 AM
#69

harusx om billy gak membahas hal 'basi' ginian yg sudah sering dkoar2kan motivator lain, tapi membahas bagaimana yg dimaksud dgn cermat. Smg ada thread lanjutannyaMau Kaya? Berhutanglah
oesce - 31/07/2011 10:33 AM
#70

Langsung ah ane mau ngutang buat bikin usaha. Mohon panduan lebi lAnjutnya ya gan..
waldook - 31/07/2011 11:30 AM
#71

Maksudnya hutang untuk investasi / usaha yah bos?
thetwintiger - 31/07/2011 09:42 PM
#72

Quote:
Original Posted By BillyBoen
Mungkin Agan ngga ngerti apa arti judul tulisan ini, "Loh, bukannya yang biasanya berhutang adalah oang miskin?"

Iya, benar,... orang miskin pada umumnya memiliki banyak hutang. Jelassss, karena untuk memenuhi biaya hidupnya sendiri aja susah, jadi dia harus ngutang sana sini.

Tapi, bukan berarti yang berhutang hanyalah orang miskin. Orang yang super kaya pun memiliki banyak hutang. Dan, jangan heran kalau hutangnya orang kaya biasanya buanyaaaaaakkkk bangettttttt.

Kalau orang miskin yang memiliki pendapatan (misal) Rp.200 ribu/bulan, memiliki hutang Rp.2juta, berarti ratio pendapatan berbanding hutangnya adalah 1:10.

Nah, tau ngga kalau orang kaya berhutang, rationya bisa 1:30, malah bisa lebih! Jadi, jangan kira mereka yang punya property ratusan hektar, hotel bintang lima, mall, dsb itu ngga punya hutang. Mereka pada umumnya mungkin hanya punya uang 20-30%, sisanya hutang.

Dan, mereka itu orang-orang kaya di Indonesia, yang kalau ketika dinilai assetnya, triliunan. Masih ingat bahwa rumus Kekayaan = Modal + Hutang? Jadi kalau kalau triliunan kekayaannya, berarti itu udah termasuk uang yang dimiliki ditambah hutangnya!

Apa yang ingin saya sampaikan di sini? Prinsip Robert Kiyosaki yang pada prinsipnya bilang: Kalau mau kaya, berhutanglah. Koq bisa? OK, gini ilustrasinya...

Kalau Agan punya Rp.100juta, dan mau buka restoran. Anggaplah restoran dengan modal kelipatan Rp.100juta akan menghasilkan untung bersih Rp.20juta/bulan. Berarti dalam 1 tahun, Agan akan mendapatkan keuntungan bersih Rp.240juta.

Nah sekarang, bandingkan kalau...

Agan punya Rp.100juta, dan berhutang ke Bank Rp.400juta. Berarti restoran Agan akan bisa menghasilkan keuntungan bersih Rp.100juta/bulan. Berarti dalam 1 tahun, Agan mendapatkan keuntungan Rp. 1.2M. Setelah bayar hutang ke Bank pun, Agan masih memiliki Rp.800juta dikurangi bunga Rp. 60juta (15% per annum) = Rp. 740juta

Jadi di akhir tahun pertama, Agan akan memiliki Rp.740juta kalau diawal berhutang Rp.400juta, dan ini jauh lebih besar dibandingkan dengan Rp.240juta uang yang Agan miliki apabila Agan memilih tidak berhutang sama sekali.

Tulisan saya ini hanya ilustrasi mudahnya. Karena memang tidak ada rumusan yang pasti dalam berbisnis, banyak faktor X-nya. Bukan berarti kalau modal dikalikan 5, profit juga pasti akan menjadi 5 kali lipat. Tujuan tulisan ini, hanya untuk membuka pemikiran Agan sekalian... karena inilah memang kenyataan yang ada.

Para orang kaya itu, memang memainkan game ini di kehidupan nyatanya sehari-hari. Dan, mau tau apa 1 rahasia lagi? Semakin besar hutangnya, semakin 'lunak' si Bank dalam menagih hutangnya. Jadi jangan heran kalau ada orang kaya yang 'bangkrut', dia akan tetap diberikan kelunakan dalam memenuhi kewajibannya. Jelas, Bank kan juga mau uangnya balik, jadi mereka akan berbaik hati melunakkan jadwal pengembalian hutang, juga bunganya.

Mau kaya? Berhutanglah... (dengan cermat)!

Billy Boen
CEO, PT Jakarta International Management
President Director, Rolling Stone Cafe Jakarta

www.billyboen.com

Twitter: @billyboen
FB: www.facebook.com/billyboenYOT

Author:
"Young On Top" - 30 Rahasia Sukses di Usia Muda
"TOP Words" - Kisah Nyata & Inspiratif 21 Orang TOP Indonesia
"Hidupkan Suksesmu" - Rangkuman Pikiran & Nilai Untuk Sukses



Keren bos!!...
tp hutangnya harus penuh strategi ma perhitungan nih!?....YbYb
youki - 31/07/2011 11:24 PM
#73

Berhutang boleh.. tapi harus CERMAT... sip.. SETUJU :addfriends
ilmy29 - 01/08/2011 03:16 AM
#74

Ada 2 Jenis Hutang Menurut Saya :
1. Good Debt (Hutang Baik)
2. Bad Debt (Hutang Jelek)

- Hutang untuk modal awal merintis usaha, ada kemungkinan good debt (jika bisnisnya lancar terus) dan ada juga kemungkinan bad debt (Jika bisinisnya bangkrut / tidak spt yg diperkirakan)
- Hutang untuk konsumtif adalah hutang bad debt

Untuk berhutang dgn resikonya kecil, pilih yang good debt.
Memang tidak gampang dan tidak semua orang bisa pilih good debt.

Untuk mendapatkan hutang good debt :
1. Kita sudah ada penghasilan tiap bulan (bisa dari bisnis ato gaji karyawan)

2. Hutang digunakan untuk membeli aset (bisa property, emas, atau mesin produksi)
- Property >- karena nilainya akan bertambah terus tiap tahun, misal kita hutang beli property selama 5 tahun dgn nilai 250jt, tapi kita sudah mengangsur selama 3 tahun, tiba2 bisnis bangkrut, property bisa menyelamatkan kita karena dalam 3 tahun harganya pasti udah naik kira2 mjd 340 juta (asumsi pertahun naik 12%) dan misal bunga bank 1,2%/bulan, maka dalam 3 tahun kita sudah mengangsur ± 250jt (kira2 cicilan pokoknya ± 100jt an, sisanya bunga), berharti sisa hutang kita yg belum terbayar adl 250jt-100jt = 150jt, karena kita sudah gak mampu bayar, maka jual aja propertynya, kira2 laku 340jt, dan 340jt-150jt = 190jt (berarti kita dapat cash back dari bank 190jt)
- emas, ilustrasinya hampir sama dgn property
- mesin produksi, misal saat ini kita bisnis percetakan dan kita punya 1 mesin print, dan 1 mesin print max produksi 300 lembar/hari, tetapi kita selalu kebanjiran order dan ordernya selalu minta jadi cepat, kira2 dibutuhkan 600 lembar/hari (sayang kan kalo ditolak ordernya), maka kita boleh hutang untuk beli mesin print, karena dengan bertambahnya produksi perhari, maka penjualan akan meningkat, dan keuntungannya bisa buat bayar cicilan hutang.

3. Kita sudah mengetahui dulu kemampuan kita membayar cicilan hutang perbulan berapa rupiah?
misal : omset bersih bisnis kita perbulan rata-rata 5juta, berhutanglah dengan cicilan perbulan yang dibawah 3juta
aldiboal - 01/08/2011 04:34 AM
#75

makasih gan atas pencerahannya cari utang ah bukan cari kutang :d
EarthRabbit - 01/08/2011 08:26 AM
#76

Quote:
Original Posted By miftah.ra
Setuju gan...topik2 ini sering dbahas dalam motivasi2 yg marak beberapa tahun ini. Hasilnya, juga tdak sedikit yg bangkrut, dkejar2 hutang, dan menyalahkan metode ini.

Mereka yg modalx 0, tiba2 mendapat 500jt, wajarlah beresiko jatuh karna belum bpgalaman dalam mgelola usaha, hutang, dan harta.

Metode ini dahsyat buat yang bpglaman dalam usaha, jiwa dah kebentuk, dan market ada. Ketika mentok d modal, nah baru berhutang. Kalau berhutang untuk usaha baru, hadeh. Lagian yg datang cepat, ilang jg cepat.

Skrg kawan2 ane sdang belajar nyari modal tanpa berhutang, pelan2 tp nyaman. Hehe.

Setuju jg ama kata2 teakhr om billy, asal cermat.Mau Kaya? Berhutanglah


Quote:
Original Posted By miftah.ra
harusx om billy gak membahas hal 'basi' ginian yg sudah sering dkoar2kan motivator lain, tapi membahas bagaimana yg dimaksud dgn cermat. Smg ada thread lanjutannyaMau Kaya? Berhutanglah


betul gan... kalo udah menyangkut duit... apalagi hutang dah... kalo ga cermat bahaya, nah masalahnya harus cermat seperti apa tokh

masalahnya aja ane bisa ke skip kata2 cermat di akhir tulisan D

ya udah harus di telaah sendiri tampaknya...
IndoMavia - 01/08/2011 08:46 AM
#77

Hmm.. Setelah saya membaca, yang terlintas dalam benak saya adalah "Apakah dalam sebuah bisnis, kita harus berani berspekulasi juga? Atau hanya berani berkalkulasi dalam titik teraman saja?"
utnubu02 - 01/08/2011 11:11 AM
#78

bener jg ya apa kata om boen. Emang dalam berbisnis perlu "nyali."
h1rum421 - 01/08/2011 01:22 PM
#79

walah, kalo temen ane malah bukan ngutang gan
tapi ngrampas barang milik orang

pura2nya minjem berapa hari, ampe setahun kagak balek2 nohope: ngakaks
ndutzzzzzzzzzz - 01/08/2011 01:26 PM
#80

waaaah
bener juga ya
bagus juga ni artikel nya
nice posting

mencoba berbisnis dengan mengutang dengan cermat
Page 4 of 175 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›