WEDDING & FAMILY
Home > LOEKELOE > WEDDING & FAMILY > Nikah & Anak datangkan REZEKI
Total Views: 35549 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 11 of 43 | ‹ First  < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 >  Last ›

averozem - 06/12/2008 07:58 AM
#201

@5CM5MNT
betul gan! syukurlah saat ini sudah tercukupi. moga2 aja ke depannya juga terus tercukupi. amin.
Nikah & Anak datangkan REZEKI
No2nk™ - 06/12/2008 08:05 AM
#202

wah iya...ktanya emang gitu...
soalnya kan nambah anggota keluarga, jdi otomatis dikasi rzeki tambahan...
Totally Dude - 06/12/2008 01:28 PM
#203

Quote:
Original Posted By averozem
ini trit buat curhat pengalaman temen-temen yang udah merasakan rezekinya diluaskan setelah menikah atau punya anak.

dimulai dari diriku sendiri...

setelah nikah, rezeki pasti terbuka. dan juga ketika punya anak.
waktu merit, pendapatanku (total dari 2 tempat) cuman segaris ama UMR.
dua bulan abis nikah gw diterima di tempat kerja baru, selama pelatihan 9 bulan, pendapatan sudah naek 3x lipat. selesai pelatihan, naek lagi jadi 5x lipat dari yang pertama. dan 2 taon setelah nikah, udah bisa kebeli rumah (biasa: KPR).

sekarang mau ultah pernikahan ke-3, si kecil udah mau menyapa dunia. rezeki kebuka lagi. istri keterima PNS di Depsos, namun sayangnya dapet penempatan di Medan, dan tidak bisa diganggu gugat. Akhirnya dengan berat hati tidak diambil.

eh ndak taunya, rezeki diganti. gaji naek lagi. sekarang 2x lipat dari gaji sebelumnya. syukur banget. udah gitu, gw dapet beasiswa untuk kul di Aussie, tapi tanpa harus keluar dari kerjaan (jadi tugas belajar). namun sayangnya harus ninggalin istri dan si kecil yang akan lahir oktober/november ini. tapi tak apalah. aku sudah diberi banyak kok. kalo ngeluh karena dikasih cobaan dikit, kita kan malu ama Tuhan.[]

--------------------------------------------------------------------------

kalo sempat, kunjungi trit saya yang laen:
- 100 Tehnik Bercinta Paling Populer

--------------------------------------------------------------------------

yang berkenang, terimakasih atas IJO-IJO nya
atau sekadar klik Nikah & Anak datangkan REZEKI

benerkah itu boss???
semoga nasib saya besok bisa spt andabeer:
Rieni Mayasari - 06/12/2008 02:08 PM
#204

siul:
averozem - 07/12/2008 11:18 AM
#205

Quote:
Original Posted By Totally Dude
benerkah itu boss???
semoga nasib saya besok bisa spt andabeer:


amiiiin....
Nikah & Anak datangkan REZEKI
Totally Dude - 07/12/2008 02:10 PM
#206

Quote:
Original Posted By averozem
amiiiin....
Nikah & Anak datangkan REZEKI

terima kasiho
80n4L - 07/12/2008 11:15 PM
#207

tuhan kasi rejeki ke semua umatnya jadi tnang aja tar juga kbagian rejeki tapi emang jalannya bisa lewat istri ato anak salah satunya, jadi bahagiakanlah pasangan dan keluarga kelak nanti kita dapat rejeki yang berlimpah
Totally Dude - 08/12/2008 12:05 AM
#208

Quote:
Original Posted By 80n4L
tuhan kasi rejeki ke semua umatnya jadi tnang aja tar juga kbagian rejeki tapi emang jalannya bisa lewat istri ato anak salah satunya, jadi bahagiakanlah pasangan dan keluarga kelak nanti kita dapat rejeki yang berlimpah

amino
gissele - 08/12/2008 10:56 AM
#209

Quote:
Original Posted By Totally Dude
amino


kenapa totally suka banget ya buat bermuka malu2 gitu..hahahaha cuma bilang amin pun malu haizzzzzzzzzzzzz
averozem - 08/12/2008 10:58 AM
#210

@80n4L
ralat!!!

Nikah & Anak datangkan REZEKI
bukan "tuhan kasi rezeki ke semua umatnya..." tapi "...ke semua hambanya..."
Totally Dude - 08/12/2008 12:50 PM
#211

Quote:
Original Posted By gissele
kenapa totally suka banget ya buat bermuka malu2 gitu..hahahaha cuma bilang amin pun malu haizzzzzzzzzzzzz

karena saya memang pemalu
tp ikon pemalu kan inimalu: klo yg inio gk tau artinya mungkin biar lebih sopan kali ya???D
averozem - 20/12/2008 07:04 AM
#212

Quote:
Original Posted By Totally Dude
karena saya memang pemalu
tp ikon pemalu kan inimalu: klo yg inio gk tau artinya mungkin biar lebih sopan kali ya???D


ndak pa2 pemalu.
yang penting "ndak malu-maluin"
D
anaksederhana - 20/12/2008 08:26 AM
#213
Kita coba simak cerita sisi lainnya yah...
Demi Rp 480 Juta Anak Biarkan Ibunya Meninggal


Sabtu, 20 Desember 2008 | 07:25 WIB

SHANGHAI, JUMAT - Wang Kouma (54) sungguh keterlaluan. Dia membiarkan ibunya, Teng Jindi (83), seorang diri di taman kota di Shanghai, China, Oktober 2007, yang berakibat pada kematian perempuan tua itu.

Padahal, sebelumnya Wang sudah menerima 270.000 yuan atau sekitar Rp 480 juta sebagai uang tunjangan pemerintah bagi sang ibu. Ulah Wang yang tak semestinya itu membuat pengadilan memutuskan Wang harus meringkuk 18 bulan di penjara.

Harian China Daily, Jumat (19/12), melaporkan, pemerintah memberikan uang tersebut kepada Teng sebagai bagian dari program bagi warga lanjut usia agar bisa memperoleh rumah yang lebih memadai. Rupanya, Wang memanfaatkan uang itu untuk keperluannya sendiri dan membiarkan ibunya di taman kota yang berangin dan berudara cukup dingin pada bulan Oktober.

Polisi menemukan Teng di taman tersebut dan membawanya ke sebuah tempat penampungan hingga dia meninggal tiga bulan kemudian karena serangan jantung. Polisi mengimbau empat putra dan dua putrinya agar merawat sang ibu, tetapi mereka menolak karena sudah menjadi tanggung jawab Wang.

Sumber: http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/20/07251641/Demi.Rp.480.Juta.Anak.Biarkan.Ibunya.Meninggal.
bettina - 20/12/2008 11:27 AM
#214

Menurut gw,

tujuan pernikahan dan mendapatkan anak bukan untuk mendapatkan rezeki, atau pun mengharap dapat rezeki... o o

Rezeki, berkah, anugerah, berkat Tuhan itu datang dengan sendirinya...
Mau menikah atau tidak menikah..
Punya anak atau tidak punya anak..
Yang namanya berkat Tuhan ga akan berhenti mengalir..
diablos - 20/12/2008 11:39 AM
#215

nikah dan anak itu sendiri kan dah rezeki dari Tuhan \)
intinya adalah bersyukur .. dgn bersyukur kita bisa menikmati smua "rezeki" yg diberikan Tuhan ...

sakit ? syukur deh masih sakit ..belom mokad \)

dapet uang ? syukur deh akhirnya bisa buat blanja \)

jatuh dari motor ..kaki patah ? syukur deh kaki patah bukan leher ini yg patah \)

tabrakan naek mobil ? syukur deh mobilnya ancur .,.. bukan tubuh gwa yg ancur \)

bersyukurlah ... apapun yg diberikan oleh Tuhan \)

mengenai berita yg dipost bro anaksederhana ..

itu kembali ke pribadi masing2 \) salah asuh ? salah pendidikan ? who knows \)

jalan hidup dan pilihan masing2 pribadi \)
anaksederhana - 21/12/2008 07:35 AM
#216
Intinya jangan takabur...
Quote:
Original Posted By diablos
nikah dan anak itu sendiri kan dah rezeki dari Tuhan \)
intinya adalah bersyukur .. dgn bersyukur kita bisa menikmati smua "rezeki" yg diberikan Tuhan ...

sakit ? syukur deh masih sakit ..belom mokad \)

dapet uang ? syukur deh akhirnya bisa buat blanja \)

jatuh dari motor ..kaki patah ? syukur deh kaki patah bukan leher ini yg patah \)

tabrakan naek mobil ? syukur deh mobilnya ancur .,.. bukan tubuh gwa yg ancur \)

bersyukurlah ... apapun yg diberikan oleh Tuhan \)

mengenai berita yg dipost bro anaksederhana ..

itu kembali ke pribadi masing2 \) salah asuh ? salah pendidikan ? who knows \)

jalan hidup dan pilihan masing2 pribadi \)




Gua posting cerita itu karena gua baca banyak yg seolah kalo udah nikah aja otomatis langsung rezeki datang dan apalagi bonus punya anak nanti dapetnya lebih gede. Ini kan gila namanya? Ada yg bener begitu tapi secara akal sehat kan ini gak bener?

Gimana kalo banyak org ikutin konsep ini ternyata malah terbalik? Ongkos hidup makin tinggi dan sekarang lagi krisis global pemecatan tahun depan akan makin banyak juga di Indonesia? Anak yg gak tau apa2 diajak hidup susah?

Orang di Indonesia paling gampang latah suka ikut2an tanpa pikir panjang maunya pas udah kejadian baru dipake otaknya. Tentu semuanya udah telat?
melcongga - 21/12/2008 04:08 PM
#217

Quote:
Original Posted By anaksederhana
Gua posting cerita itu karena gua baca banyak yg seolah kalo udah nikah aja otomatis langsung rezeki datang dan apalagi bonus punya anak nanti dapetnya lebih gede. Ini kan gila namanya? Ada yg bener begitu tapi secara akal sehat kan ini gak bener?

Gimana kalo banyak org ikutin konsep ini ternyata malah terbalik? Ongkos hidup makin tinggi dan sekarang lagi krisis global pemecatan tahun depan akan makin banyak juga di Indonesia? Anak yg gak tau apa2 diajak hidup susah?

Orang di Indonesia paling gampang latah suka ikut2an tanpa pikir panjang maunya pas udah kejadian baru dipake otaknya. Tentu semuanya udah telat?


maksudnya bukan nikah terus punya anak ..harta langsung turun dari langit...

menikah dan punya anak suatu mata rantai kehidupan ...
jd jgn gara2 gak ada uang gak mau punya anak.dulu ..
mungkin ada paling enggak satu anak dulu jgn banyak2....
sambil berusaha dan bekerja mencukupin kebutuhan anak.

dengan niat semua utk memenuhi kebutuhan istri dan anak gak mustahil akan di bantu yg diatas..
begitu maksudnya bro anaksederhana.....


kalo bro gak mau punya anak berarti bro memutuskan mata rantai manusia secara umun dan keturunan secara pribadi....

kalo semua orang berpikiran seperti bro ,,,,maka manusia akn punah dong

maho
averozem - 21/12/2008 05:29 PM
#218

Quote:
Original Posted By anaksederhana
Demi Rp 480 Juta Anak Biarkan Ibunya Meninggal


Sabtu, 20 Desember 2008 | 07:25 WIB

SHANGHAI, JUMAT - Wang Kouma (54) sungguh keterlaluan. Dia membiarkan ibunya, Teng Jindi (83), seorang diri di taman kota di Shanghai, China, Oktober 2007, yang berakibat pada kematian perempuan tua itu.

Padahal, sebelumnya Wang sudah menerima 270.000 yuan atau sekitar Rp 480 juta sebagai uang tunjangan pemerintah bagi sang ibu. Ulah Wang yang tak semestinya itu membuat pengadilan memutuskan Wang harus meringkuk 18 bulan di penjara.

Harian China Daily, Jumat (19/12), melaporkan, pemerintah memberikan uang tersebut kepada Teng sebagai bagian dari program bagi warga lanjut usia agar bisa memperoleh rumah yang lebih memadai. Rupanya, Wang memanfaatkan uang itu untuk keperluannya sendiri dan membiarkan ibunya di taman kota yang berangin dan berudara cukup dingin pada bulan Oktober.

Polisi menemukan Teng di taman tersebut dan membawanya ke sebuah tempat penampungan hingga dia meninggal tiga bulan kemudian karena serangan jantung. Polisi mengimbau empat putra dan dua putrinya agar merawat sang ibu, tetapi mereka menolak karena sudah menjadi tanggung jawab Wang.

Sumber: http://www.kompas..com/read/xml/2008/12/20/07251641/Demi.Rp.480.Juta.Anak.Biarkan.Ibunya.Meninggal.


nice story! thumbup:
jadi, ceritanya orang tua itu mendatangkan rezeki. D
tapi, dasar si anaknya durhaka. mad:
diablos - 22/12/2008 09:40 AM
#219

Quote:
Original Posted By anaksederhana
Gua posting cerita itu karena gua baca banyak yg seolah kalo udah nikah aja otomatis langsung rezeki datang dan apalagi bonus punya anak nanti dapetnya lebih gede. Ini kan gila namanya? Ada yg bener begitu tapi secara akal sehat kan ini gak bener?

Gimana kalo banyak org ikutin konsep ini ternyata malah terbalik? Ongkos hidup makin tinggi dan sekarang lagi krisis global pemecatan tahun depan akan makin banyak juga di Indonesia? Anak yg gak tau apa2 diajak hidup susah?

Orang di Indonesia paling gampang latah suka ikut2an tanpa pikir panjang maunya pas udah kejadian baru dipake otaknya. Tentu semuanya udah telat?


iye emang ada benernya kok seperti yg bro katakan ..

kan gwa bilang .. NIKAH itu sendiri sudah merupakan rejeki \)

apalagi dipercaya oleh Tuhan untuk mempunyai keturunan \)

rejeki tuh .. banyak yg udah nikah ampe bertaun2 tapi gak di kasi kesempatan buat mempunyai keturunan ampe brusaha mati2an buat punya anak ..

kalo masalah masuk akal ato tidak ..

jadikan patokan aja kalo kita punya anak kita punya tanggung jawab lebih ..

gak mungkin dunk kita cuman "bikin" duank D D pasti kita berusaha buat nafkahin anak kita \)

bukan beban .. tapi tanggung jawab .. nah niat yg iklas mencari nafkah dan mengharap ridhonya bukankah itu bisa mendatangkan rejeki \) dalam bentuk apapun \)

dan kalo gak salah sih janji Tuhan ada yg seperti itu \)

istilah nya "gaji" + "tunjangan" D D D D tinggal kita berusahanya iklas dan mengharap ridho nya dalam "mencari" rejeki tsb \)

gwa juga gak mungkin lah lsg menelan mentah2 .. bisa2 bini gwa branak terus tiap taon nya ... D D D D D ( branak... kyk apa aja D D D )

well ..... God says D D D if you don't believe in me .. so why i must believe in you ?? but remember .. whatever your choice .. i will always to try to make you believe in me \)

dialog antara gwa dan "Tuhan" \)
anaksederhana - 23/12/2008 08:59 AM
#220
Malah sebaliknya...
Quote:
Original Posted By melcongga
maksudnya bukan nikah terus punya anak ..harta langsung turun dari langit...

menikah dan punya anak suatu mata rantai kehidupan ...
jd jgn gara2 gak ada uang gak mau punya anak.dulu ..
mungkin ada paling enggak satu anak dulu jgn banyak2....
sambil berusaha dan bekerja mencukupin kebutuhan anak.

dengan niat semua utk memenuhi kebutuhan istri dan anak gak mustahil akan di bantu yg diatas..
begitu maksudnya bro anaksederhana.....


kalo bro gak mau punya anak berarti bro memutuskan mata rantai manusia secara umun dan keturunan secara pribadi....

kalo semua orang berpikiran seperti bro ,,,,maka manusia akn punah dong

maho



Gua malah mendukung jika tidak pounya uang atau gak cukup jangan punya anak dan kalo perlu jangan nikahin anak orang ajak hidup susah.

Jaman udah berubah dan makin global sekarang. Kalo mau terus pake jurus kumaha engkhe gimana nantinya aja tentu jauh leibh gak bertanggung jawab ketimbang harepin dari Tuhan dengan sedikit "meras"..."aduh Tuhan udah punya anak neh....kasih jalan dong? rezeki kek? apa kek? kalo gak nanti anak bisa gak makan neh?? ....Jeeeeee...?

Gua PR australia, berhak dapat tunjangan pemeritah kalo punya anak langsung diberikan uang AUD 5,000 per anak. Langsung dan tidak dicicil. Belum nanti ada uang susu segala? Ngiler kan utk kebanyakan warga Indo? Gak ada insentif aja pada buat anak apalagi dikasih uang?

Jumlah penduduk satu benua dan bukan negara Australia cuma 21 jutaan orang....di ganda oleh Jakarta, Bekasi dan Bogor udah ketutup jumlahnya....D Makanya ada kebijakan ini.....Belum lama yg lalu Kevin Ruud buang uang 10 Milliar AUD kepada masyarakat terutama orang2 tua disurh belanja agar ekonomi lancar....mimpi aja gak bisa!

Tapi tetep gua gak madatan atau ngiler walaupun dikasih 5,000 dollar per anak.

Nikah, rezeki, nasib semua di tangan sendiri dan dikasih atau gak yah terserah sama yg di Atas. Tuhan kasi manusia kemampuan utk berkembang biak, Tuhan juga kasih manusia otak untuk mikir apa yg harus dilakukan?

Kalo semua berpikiran gak mau punya anak spt gua manusia akan punah? Betul itu. Tapi berapa lama dari sekarang? Negara2 Skandinavia, Eropa bagian atas, Australia, Selandia Baru, Singapura juga dan sekarang kota Shanghai udah ikutan juga pasangan nikah baru pada gak mau punya anak.

Cuma di Indo aja kerja target produksi terus....aneh juga...D

Gua percaya akan keseimbangan antara luas wilayah dengan jumlah penduduknya. Negara seperti Australia, Selandia baru atau Swedia kalo dipikir kan enak? Per kilometer cuma ada orang yg hidup kira2 sekitar 3 orang sementara di Indo 134 orang.

Dari cara bangun rumah di Indo dibandingin negara2 itu kan udah beda jauh? Lalu lintas yg saling sikut....masa depan kaya apaan yg diharepin?

Sedikit OOT neh:

Kemarin gua gak sengaja anterin teman gua servis mobil hondanya di bengkel. Datang jam 13an kira2. Masih bisa diterima untuk servis. Terus gua bilang ini kalo di Australia gak mungkin diterima dan tunggunya bisa 2 minggu dimuka bikin janji. Artinya kan bengkel hondanya penuh dan kalo mau pake pola pikir org Indo buka aja disebelahnya dan banting setengah harga? Mau apa? namanya org cari makan masa gak boleh?

Iya beneran gak boleh. Karena ini namanya persaingan sehat gak bakalan dikasih ijin oleh regulatornya. Boleh buka bengkel saingannya kalo bisa di bogor jauhan dikit supaya gak saling sikut. Jadi masa tunggunya tetep aja masih 2 minggu supaya bengkel itu jalan dan bisa bayar pajak ke negara.

Nah yg seperti ini kan bertolak belakang sekali dengan di Indo?

Lu dagang atau kerja apa? Enak yah untungnya? Besoknya lsg pada tiru gak peduli mau etika lah, aturan lah, pada bukanya kalo bisa tarik langganan dari yg udah belanja dari toko awal.

Mau apa? Namanya cari makan?

Cengeng? dikit2 lapor? gak seneng persaingan? Boleh aja saingan tapi yah yg sepadan. Bukannya saling sikut.

Nah ini terjadi karena jumlah yg begitu banyaknya sehingga mau gak mau perilaku org Indo jadi begini.

Dengan pemikiran gua utk jangan punya anak utk saat2 ini gua rasa gak bakalan punah org di Indo....mau 5 abad lagi juga tetep aja pada brojolan terus.

Coba pikir ini:

Suami gaji 30 juta, istri 20 juta total 50 juta.

Dengan anak biaya hidup paling gak akan jadi sekitar 30 jutaan per bulan secara jangka panjang sampai dia kira2 umur 18 tahun deh. Dengan anggapan umur segitu dia keluar dari rumah dan bisa berdikari sendiri serta kerjaan suami dna istri konstan gak bakal dipecat atau rugi usahanya dikemudian hari.

Biaya 30 jutaan dengan gaya hidup satu mobil, satu rumah, satu suster, 2 pembantu, 1 supir, dan sekolah internasional yg sebulan bisa sekitar 5 jutaan.

Nah jika tanpa anak biaya hidup mungkin bisa cuma sekitar 10-15 jutaan aja utk kedua pasangan. Sisanya terserah anda/

Pilih mana? D
Page 11 of 43 | ‹ First  < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 >  Last ›
Home > LOEKELOE > WEDDING & FAMILY > Nikah & Anak datangkan REZEKI